IDI: Aksi Massa Bisa Picu Peningkatan Kasus Covid-19

63

Moslemtoday.com : Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandarlampung mengatakan aksi massa menolak UU Cipta Kerja bisa memicu peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan. Aksi massa di Lampung apalagi dinilai tidak mengimbau kaedah protokol kesehatan Covid-19.

“Saya merasa prihatin sebab tidak ada aksi demo saja peningkatan kasus Covid-19 saat ini luar biasa apalagi ini pada aksi demo ada kerumunan massa yang sangat luar biasa,” kata Ketua IDI Cabang Bandarlampung, dr Aditya M Biomed saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis (8/10/2020), seperti dilansir dari Republika.co.id

Ia mengatakan bahwa sangat memungkinkan bahwa aksi massa kemarin dapat menjadi kluster penyebaran Covid-19 karena protokol kesehatan yang terabaikan. Tidak hanya oleh pengunjuk rasa maupun aparat keamanan.

“Apalagi massa kemarin ribuan tentunya protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker sudah pasti akan terabaikan sehingga itu memungkinkan virus dapat masuk dan bisa jadi klaster baru. Tapi saya harap mereka semua sehat dan hal ini tidak terjadi,” kata dia.

Ia pun berharap baik pemerintah maupun pengunjuk rasa dapat mengesampingkan egonya masing-masing. Sebab saat ini sedang dalam kondisi pandemi Covid-19, seharusnya sesama anak bangsa saling mendukung dan bersatu padu melawan wabah ini. Menurutnya, jika memang terjadi klaster Covid-19 dari pengunjuk rasa sudah pasti pemerintah akan kesulitan dalam melakukan penelusuran (tracing).

Sumber : Republika.co.id

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here