Imam Masjid Al-Aqsa : “Jerusalem kunci perdamaian dan perang, Jerusalem akan terus menjadi milik Palestina”

513

Moslemtoday.com : Khotbah Jum’at di Masjid Al-Aqsa dalam shalat Jumat kemarin mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Jerusalem sebagai ibukota Israel.

“Seratus tahun telah berlalu sejak deklarasi Balfour, dimana tanah kita [Palestina] diberikan oleh mereka yang tidak memilikinya kepada mereka yang tidak layak mendapatkannya,” ungkap Imam Al-Aqsa Sheikh Ismael Nawahda, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu, (16/12/17).

“Sekarang, pada peringatan 50 tahun pendudukan Jerusalem, pemerintah AS mengatakan bahwa tanah suci ini sebagai ibukota Israel yang secara terang-terangan telah mengabaikan hak-hak Palestina dan umat Islam.”

Dengan menegaskan bahwa Yerusalem akan selalu menjadi milik Muslim dan Arab, dia menyatakan: “Kami berharap negara-negara yang telah bereaksi (OKI) terhadap keputusan AS, akan mengambil langkah konkret untuk membuktikannya.”

Sheikh Nawahda kemudian menyebut Jerusalem sebagai “kunci perdamaian dan perang” di wilayah tersebut.

Rabu, (6/12/17) Trump mengumumkan keputusan AS yang menyatakan Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke kota suci tersebut.

Menanggapi langkah AS yang kontroversial tersebut, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyelenggarakan KTT luar biasa di Istanbul rabu kemarin dan secara resmi mendeklarasikan bahwa Jerusalem adalah ibukota Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency
Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here