Imam Masjidil Haram : Jangan Gunakan Haji untuk Kepentingan Politik Negara Manapun

2664

Moslemtoday.com : Imam dan Khatib Masjidil Haram, Syaikh Dr. Saleh Bin Abdullah Bin Humaid mengatakan bahwa ibadah haji tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik kelompok atau negara manapun, merujuk usaha Qatar yang menyerukan internasionalisasi penyelenggaraan ibadah haji.

Sikap Arab Saudi mengenai masalah ini sangat tegas: melarang keras untuk memindahkan pengelolaan ibadah haji ke dalam aktivitas politik di mana ideologi, partai, sekte, aliran pemikiran dan sistem pemerintahan akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan keuntungan dari pengelolaan ibadah haji.

Pernyataan itu, disampaikannya ketika memberikan  khotbah Jum’at dihadapan ribuan jamaah haji yang datang dari seluruh dunia di di Masjidil Haram. Sheikh Bin Humaid mengatakan bahwa kebijakan pemerintah Saudi  jelas tidak mengizinkan eksploitasi agama oleh siapapun di dua tanah suci. Karena hal itu mengalihkan perhatian para jamaah dari tujuan utama mereka, yaitu menghabiskan seluruh waktu dan usaha mereka untuk beribadah kepada Allah yang Maha Kuasa dengan pengabdian dan ketulusan.

Sheikh Bin Humaid menegaskan bahwa politisasi ibadah haji tidak akan membawa kebaikan kepada ummat. Pemerintah Arab Saudi telah menyediakan semua layanan kepada jamaah dan melindungi mereka. Semua pihak yag teribat dalam pengelolaan ibadah haji bertanggung jawab atas keamanan warga negara, petugas, jamaah haji dan umrah. Politisasi Haji hanya akan merugikan kepentingan umat dan  menimbulkan rasa tidak hormat terhadap kepekaan umum umat Islam.

Sheikh Bin Humaid menekankan bahwa dalam urusan pelayanan jamaah haji pemerintah Saudi telah memiliki kebijakan yang konstan. Kebijakan ini jelas menyatakan bahwa tidak akan mencegah seorang Muslim mengunjungi Masjidil Haram di Makkah atau Masjid Nabawi di Madinah terlepas dari sikap politiknya atau afiliasi sektariannya. Sebaliknya, Arab Saudi menyambut semua dengan ramah. Apalagi satu-satunya pernyataan dalam haji adalah kalimat monoteisme “Labbaika Allahumma labbaik” (kami memenuhi dan akan melaksanakan perintah-Mu ya Allah). (DH/MTD)

Sumber : Saudi Press Agency | Saudi Gazette

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here