Ini Analisis BMKG Soal Gempa yang Mengguncang Sebagian Pulau Jawa

1051

Moslemtoday.com : Gempa berkekuatan 7.3 SR (update terakhir 6,9 SR) mengguncang beberapa wilayah di sebagian Pulau Jawa dan menimbulkan peringatan tsunami. BMKG menjelaskan gempa tadi malam diakibatkan tumbukan lempeng Indo-Australia.

Berdasarkan posisi dan kedalamannya ,kejadian gempabumi ini disebabkan aktivitas zona subduksi yang terbentuk akibat tumbukan atau penunjaman Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia di daerah selatan Jawa,” ujar Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Mochammad Riyadi, dalam siaran persnya, seperti dilansir dari Detikcom, Sabtu (16/12/2017).

Image : Pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia

Mochammad Riyadi juga menjelaskan, setelah gempa terjadi, tidak ada pergerakan kenaikan air laut. Hal itu berdasarkan hasil monitoring BMKG. “Dari rekaman stasiun-stasiun tide gauge yang dekat dengan pusat gempa tidak terekam adanya kenaikan air laut,” ucapnya.

Gempa tersebut terjadi pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB. Gempa 7.3 SR (update terakhir 6,9 SR) itu berpusat di Tasikmalaya dengan kedalaman 107 km. Kekuatan gempa juga dirasakan di Jakarta, Bandung, Depok, Karangkates, Ngawi, Madiun,  Nganjuk, Kebumen, Yogyakarta.

Oleh karena itu, setelah sekitar 2 jam, BMKG mencabut status peringatan tsunami di seluruh wilayah terdampak gempa. “Pengakhiran peringatan dini tsunami telah disampaikan pada pukul 02.26 WIB,” ujar Riyadi.

Pencabutan peringatan dini terhadap tsunami juga dirilis di akun media sosial Twitter BMKG beberapa menit yang lalu. “Peringatan dini #Tsunami yang disebabkan oleh #Gempa Mag:6.9 SR, Tanggal: 15-Dec-17 23:47:58 WIB, dinyatakan telah berakhir #BMKG,” tulis akun Twitter BMKG.

Sumber : Detikcom | Siaran Pers BMKG

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here