Ini Andil Presiden Soekarno Dalam Kemerdekaan Sudan

1115
Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Abdurahman Alrahim al-Sidig. FOTO/SINDONEWS/Victor Maulana

Moslemtoday.com : Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Abdurahman Alrahim al-Sidig menceritakan bagaimana andil Presiden pertama Indonesia, Soekarno dalam membantu kemerdekaan Sudan. Sidiq mengatakan, semuanya berawal dari Konferensi Asia-Afrika (KAA).

Sidig menuturkan, pada saat KAA pertama, Sudan sejatinya belum diakui oleh banyak negara sebagai negara yang merdeka. Namun, Presiden Soekarno kala itu sudah mengakui Sudan sebagai negara merdeka dan bersikukuh Sudan harus dilibatkan dalam KAA.

“Presiden Soekarno mengibarkan bendera Sudan pertama dalam sejarah, yakni sebuah kain putin dengan tulisan Sudan berwarna merah di bagian tengahnya,” ucap Sidig kala melakukan jumpa wartawan di kantor Kedutaan Besar Sudan di Jakarta pada Kamis (19/1).

“Bendera tersebut masih ada di museum Asia-Afrika di Bandung. Satu tahun setelah pengibaran itu, dengan semangat Deklarasi Bandung Presiden Sudan pertama Ismail al-Azhany mendeklarasikan kemerdekaan di depan Parlemen,” sambungnya.

Dia menambahkan, hubungan Indonesia dan Sudan sejatinya sudah terbangun jauh sebelum Indonesia merdeka. Hubungan kedua negara mulai terbangun pada tahun 1908, dimana kala itu Sheikh Ahmed Sukarti tiba di tanaha air dan membuka sekolah bernama Ali Irsyad.

“Hubungan kedua negara terus berkembang dalam berbagai bidang, termasuk politik, pendidikan, ekonomi dan perdagangan, serta pertanian,” tukasnya.

Sumber : Sindonews.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here