Inilah Jawaban Buya Hamka Ketika Ditanya Dimana Allah?

    6823
    TUHAN ALLAH BERTANGAN?
    Dari saudara Ninin Ridwan, Pegawai PT Segara Djakarta,
    Pertanyaan : “Dalam Gema Isalam No. 9 halaman 3 mengenai Tauhid ada tertulis : “Tetapi kalau neraca timbangan terpegang disatu tangan, yaitu tangan Tuhan….. (dan seterusnya)”. Pertanyaan saya ialah : Apakah Tuhan mempunyai tangan seperti manusia?”

    Jawaban :

    Di dalam Al-Qur’an memang terang tersebut bahwa Tuhan itu bertangan (Lihat surah al-Fath: 10). Bahkan Tuhan itu mempunyai banyak mata, (Lihat surah aI-Mu’minuun, ayat 27). Pertanyaan ini baik benar untuk mengetahui bagaimana luasnya perbincangan ulama Islam dalam soal seperti ini.

    Ulama salaf (yang terdahulu), sejak sahabat-sahabat Rasulullah sampai kepada ulama mutaqaddimin, pada umumnya berpendapat bahwa ayat-ayat seperti itu (yang mengatakan Tuhan bertangan, Tuhan mempunyai banyak harta, Tuhan bersemayam di atas arsy haruslah (wajib) diterima dalam keseluruhannya, dengan tidak menanyakan “kaifa”, bagaimana rupa tangan itu, mata itu, atau duduk semacam itu.

    Dia bertangan, bermata, dan semayam, sebab Dia sendiri yang mengatakan dan kita wajib iman. Kita tidak perlu menanyakan betapakah tangan itu, serupakah dengan tangan makhluk dan lain-lain macam penghayalan akal. Sebab akal tidak sampai jangkauannya ke daerah itu.

    Apalagi Nabi kita dalam satu hadits telah menutup pintu membicarakan zat Allah, “Pikirkanlah alam ciptaan Allah, jangan dipikirkan zat-Nya agar kamu jangan binasa.”

    Di antara ulama mutaakhirin yang keras menganut paham salaf ini adalah Ibnu Taimiyah dan muridnya, Ibnul Qayyim pada zaman terakhir adalah Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. (DH/MTD)

    Sumber : Buku Buya Hamka, “Tanya-Djawab”, Penerbit Bulan Bintang Jakarta, Hal. 85 

    comments

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here