Irak dan Yordania menyetujui kesepakatan perdagangan minyak dan barang

53
Tanker minyak di Irak [File foto memo]

Muslimtoday.com : Irak dan Yordania pada hari Sabtu menyepakati kesepakatan perdagangan minyak dan barang-barang pada pertemuan antara dua perdana menteri mereka di perbatasan Irak-Yordania, lapor Reuters . seperti dilansir dari MEMO. Senin. (4/2/2019).

Berdasarkan kesepakatan itu, Irak akan menjual 10.000 barel minyak per hari ke Yordania dengan harga khusus, diangkut dengan kapal tanker dari tambang minyak Kirkuk, kata kantor perdana menteri Yordania dalam sebuah pernyataan. Tidak disebutkan berapa harganya atau kapan minyak akan diekspor.

Sementara itu barang-barang Irak yang diimpor melalui pelabuhan Aqaba di Laut Merah akan menerima tarif istimewa, katanya.

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi, yang mengatakan pada hari Selasa kesepakatan itu hampir tercapai, menyelesaikan perjanjian pada pertemuan dengan Yordania Omar Razzaz.

Pelabuhan Aqaba di ujung utara Laut Merah telah lama menjadi rute transit utama untuk impor dan ekspor Irak, dan Amman telah lama mengandalkan minyak mentah Irak untuk mendorong ekonominya.

Kantor Razzaz juga mengatakan Yordania akan mulai mengekspor listrik ke Irak dalam dua tahun ke depan.

Abdul Mahdi mengatakan pemerintah bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor minyak untuk pendapatan negara. Karena ekspor minyak Irak merupakan terbesar kedua OPEC, hal ini juga merupakan lebih dari 95 persen dari pendapatan negaranya.

Sumber : MEMO | Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here