Irak Mengadakan Pertemuan Rekonsiliasi Nasional Pasca Kemenangan dari ISIS

613

Moslemtoday.com : Irak mengadakan pertemuan dua hari para pemimpin negara tersebut dalam persiapan untuk sebuah konferensi rekonsiliasi nasional.

Diresmikan oleh Kementerian Luar Negeri Irak, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Komite Rekonsiliasi Irak, pertemuan itu merupakan langkah konkret pertama untuk memperkuat rekonsiliasi nasional.

Dilansir dari Arabnews, (Rabu, 13/12/17), Sekjen OKI Dr. Yousef Al-Othaimeen mengucapkan selamat kepada Irak atas kemenangannya atas ISIS. Dr. Yousef Al-Othaimeen mengatakan bahwa negara tersebut sedang memasuki fase baru dalam jalan menuju rekonsiliasi nasional, meningkatkan keamanan dan stabilitas, dan rekonstruksi provinsi-provinsi yang terbebaskan.

“Perhatian harus diberikan untuk mempercepat kembalinya para pengungsi ke kota dan desa mereka,” ungkap Dr. Yousef Al-Othaimeen.

OKI percaya bahwa solusi terhadap krisis Irak harus diputuskan oleh rakyat Irak sendiri dan bebas dari campur tangan asing. Dr. Yousef Al-Othaimeen mengatakan bahwa ketika berakar pada hak individu yang sama, solusi bersama akan mudah dicapai untuk rekonsiliasi nasional Irak.

“Rakyat Irak harus menjadikan keragaman sekterian, linguistik, budaya dan regional mereka sebagai sumber harmoni dan kekuatan, bukan perselisihan dan kelemahan,” tambah Dr. Yousef Al-Othaimeen.

Dr. Yousef Al-Othaimeen menegaskan bahwa OKI tetap berada pada jarak yang sama dari semua partai dan blok di Irak, mencari kepentingan lebih luas dari negara dan rakyatnya.

Semua orang menantikan hari ketika akan ada rekonsiliasi nasional yang penuh dan abadi di Irak, Al-Othaimeen mengatakan, menambahkan bahwa negara tersebut tetap penting bagi stabilitas dunia Arab dan Muslim.

Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim Al-Jaafari menekankan peran kunci yang dimainkan oleh OKI dan sekretaris jendralnya dalam proses rekonsiliasi nasional. “Ada tanda-tanda bagus bahwa rekonsiliasi nasional akan mengeluarkan Irak dari keterpurukan,” ungkap Al-Jaafari. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here