Iran Ancam Arab Saudi dan UEA Terkait Serangan Bom Mobil yang Menewaskan Pasukan IRGC

152

Moslemtoday.com : Kepala komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Mohammad Ali Jafari memperingatkan Arab Saudi dan UEA terkait serangan bom mobil yang menewaskan pasukan IRGC di perbatasan provinsi Balukistan di Iran Tenggara. Iran berjanji akan melakukan pembalasan terhadap serangan tersebut.

Iran menegaskan akan memberikan respons “tegas” terhadap serangan tersebut. Tercatat sebanyak 27 penjaga perbatasan IRGC tewas di provinsi Sistan dan Baluchestan di Iran tenggara.

“Kesabaran yang pernah dilakukan oleh IRGC terhadap konspirasi dan rezim reaksioner di wilayah ini, terutama Arab Saudi dan UEA yang melakukan tindakan ini atas perintah dari AS dan rezim Zionis, akan berbeda dan kami pasti akan mengambil tindakan reparatif”, kata Jafari seperti dilansir dari Sputnik, Ahad, (17/02/2019).

“Rezim Arab Saudi dan Emirates harus tahu bahwa kesabaran Iran tentang dukungan tersembunyi mereka terhadap penjahat dan kelompok Takfiri telah berakhir dan Iran tidak akan mentolerirnya lagi”, kata Jafari dalam pidatonya.

Jafari dilaporkan telah meminta Presiden Hassan Rouhani untuk memberikan kebebasan kepada IRGC untuk membalas.

Pada 13 Februari 2019, sebuah mobil penuh dengan bahan peledak menabrak bus yang membawa prajurit IRGC setengah jalan antara kota Zahedan dan Khash, dengan ledakan berikutnya yang menewaskan 27 orang tewas dan 13 orang luka-luka. Kelompok Sunni Jaish ul-Adl yang berafiliasi dengan Al-Qaeda dilaporkan bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. (DH/MTD)

Sumber : Sputnik | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here