Iran Melarang Bahasa Inggris Diajarkan di Sekolah Dasar

551

Moslemtoday.com : Iran melarang pengajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar setelah para pemimpin Iran memperingatkan bahaya pembelajaran awal bahasa tersebut bagi anak-anak yang akan membuka jalan menuju “invasi budaya” Barat ke Iran.

Pemimpin Iran sering memperingatkan tentang bahaya “invasi budaya barat”, dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyuarakan kemarahannya pada tahun 2016 atas “pengajaran bahasa Inggris yang menyebar ke sekolah dasar”.

Khamenei mengatakan dalam pidato tersebut kepada para guru: “Itu tidak berarti kami menolak untuk belajar bahasa asing, tapi ini adalah promosi budaya asing sejak dini di negara ini terhadap anak-anak kita.”

“Pemikir Barat berkali-kali mengatakan bahwa alih-alih ekspansionisme kolonialis … cara terbaik dan paling murah adalah menanamkan pemikiran dan budaya kepada generasi muda negara-negara mereka,” kata Khamenei, seperti dilansir dari Daily Sabah, Ahad, (7/1/18).

Mehdi Navid-Adham, kepala Dewan Pendidikan Tinggi Negara mengatakan : “Mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar pemerintah dan non-pemerintah dalam kurikulum resmi bertentangan dengan undang-undang dan peraturan.”

“Hal ini karena dalam pendidikan dasar, asas bagi budaya generasi muda Iran diletakkan,” kata Navid-Adham, menambahkan bahwa kelas bahasa Inggris non-kurikulum juga akan diblokir.

Pengajaran bahasa Inggris biasanya dimulai di tingkat sekolah menengah di Iran, sekitar usia 12 sampai 14, namun beberapa sekolah dasar di bawah usia tersebut sudah memiliki kelas bahasa Inggris.

Beberapa anak juga menghadiri kelas bimbel bahasa sepulang sekolah mereka. Dan banyak anak-anak dari keluarga kelas atas yang bersekolah di sekolah non-pemerintah yang mengajarkan bahasa Inggris sejak dasar hingga sekolah menengah atas. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here