Iran Menolak Peringatan AS atas Rencana Peluncuran Tiga Roket Ruang Angkasanya

114

Moslemtoday.com : Amerika Serikat mengeluarkan peringatan pre-emptive kepada Iran terhadap rencana peluncuran tiga roket ruang angkasanya. peringatan tersebut dikeluarkan disebabkan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, karena mereka menggunakan teknologi rudal balistik. pada hari Kamis,(3/1/2019).

Iran menolak peringatan yang dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dengan mengatakan peluncuran kendaraan ruang angkasa dan uji coba rudal bukanlah pelanggaran.

Pompeo mengatakan Iran berencana meluncurkan tiga roket dalam beberapa bulan mendatang, yang disebut Space Launch Vehicle (SLV), yang menggabungkan teknologi “virtually identical” dengan rudal balistik yang digunakan dalam antar benua.

“Amerika Serikat tidak akan berpangku tangan menyaksikan kebijakan destruktif rezim Iran yang membuat stabilitas dan keamanan internasional dalam bahaya,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Reuters.(4/1/2019)

“Kami menyarankan rezim Iran untuk mempertimbangkan kembali peluncuran provokatif ini dan menghentikan semua kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik untuk menghindari isolasi ekonomi dan diplomatik yang lebih dalam.”

Sedangkan di sisi lain, Iran telah berulang kali menolak tuduhan AS tentang uji coba rudal balistiknya, termasuk penembakan peluncur ruang angkasa.

“Peluncuran pesawat ruang angkasa Iran – dan uji coba rudal – tidak melanggar Resolusi 2231. Amerika Serikat berada dalam kondisi pelanggaran materi dan karena itu tidak dalam posisi untuk memberi kuliah kepada siapa pun.,” Kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam postingan Twitternya pada hari Kamis.

Pompeo mengatakan Iran telah meluncurkan rudal balistik beberapa kali sejak resolusi PBB diadopsi. Dia mengatakan pihaknya melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah yang mampu membawa beberapa hulu ledak pada 1 Desember.

Presiden Donald Trump pada bulan Mei memutuskan untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

Wakil Menteri Pertahanan Iran Jenderal Qassem Taqizadeh pada akhir November dikutip oleh media Iran mengatakan bahwa Iran akan segera meluncurkan ke luar angkasa tiga satelit yang dibuat oleh para ahli dalam negeri.

Pada Juli 2017, Iran meluncurkan roket Simorgh (Phoenix) yang katanya dapat mengirim satelit ke luar angkasa, suatu tindakan yang oleh Departemen Luar Negeri AS disebut provokatif. Awal bulan itu, Amerika Serikat memberlakukan sanksi ekonomi baru terhadap Iran atas program rudal balistiknya.

Kantor berita Iran ISNA mengatakan, Satelit itu berbobot sekitar 100 kilogram,diluncurkan oleh sebuah pusat ruang angkasa milik pemerintah ke orbit 500 km (300 mil) dengan sebuah Simorgh.

Laporan media Iran mengatakan peluncuran pesawat ruang angkasa Iran mungkin bertepatan dengan perayaan 40 tahun revolusi Islam Iran pada awal Februari.

Sumber : reuters  | Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here