Iran : Setelah Aleppo, Kita Akan Intervensi Bahrain dan Yaman

5526

Moslemtoday.com : Para pemimpin Garda Revolusi Iran meluncurkan pernyataan provokatif terhadap negara-negara Teluk dengan memberikan ancaman untuk ikut campur tangan di Bahrain dan Yaman.

Pernyataan tersebut dirilis oleh media Iran setelah apa yang mereka gambarkan sebagai “kemenangan di Aleppo” melalui  pembantaian, kelaparan dan pengungsian terhadap warga sipil. Aleppo dianggap sebagai salah satu benteng oposisi. Namun, rezim Suriah melakukan serangan mematikan dengan didukung oleh pasukan militer Iran dan Rusia.

Jenderal Hossein Salami, wakil komandan Garda Revolusi Iran mengatakan kepada kantor berita resmi Iran Republik Islam News Agency (IRNA) bahwa “Kemenangan di Aleppo akan membuka jalan untuk membebaskan dan melakukan ekspansi ke Bahrain, Yaman dan Mosul setelah jatuhnya kota Aleppo,” demikian sebagaimana dikutip dari Al-Arabiya, Jumat, (16/12/2016).

“Orang-orang (Syi’ah) dari Bahrain akan mencapai keinginan mereka, orang-orang (Syi’ah) Yaman akan senang, dan penduduk Mosul akan mencicipi kemenangan, ini semua janji-janji ilahi,” ujar Hossein Salami.

Hossein Salami juga mengatakan bahwa Iran masih terus memberikan dukungan untuk kelompok Houthi, sambil menegaskan bahwa rudal Iran bisa menghancurkan target musuh di daerah manapun.

Juru bicara Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Ramadan Sharif mengungkapkan niat Teheran untuk memperluas geografis melalui perang berdarah dan intervensi militer di Dunia Arab.

Sharif mencatat bahwa pasukan Iran dan milisi Syi’ah dari Irak, Afghanistan, Pakistan dan Hizbullah dengan dukungan Rusia memainkan peran yang sangat menentukan dan berpengaruh  dalam pertempuran Aleppo.

Sumber : Al-Arabiya | Weblink : http://english.alarabiya.net/en/features/2016/12/16/Iran-s-Revolutionary-Guard-After-Aleppo-we-will-intervene-in-Bahrain-and-Yemen.html

comments

Loading...

1 COMMENT

  1. […] Setelah Aleppo, Ini Negara-negara yang Akan Diintervensi Selanjutnya oleh IranBerita Islam 24H – Para pemimpin Garda Revolusi Iran meluncurkan pernyataan provokatif terhadap negara-negara Teluk dengan memberikan ancaman untuk ikut campur tangan di Bahrain dan Yaman.Pernyataan tersebut dirilis oleh media Iran setelah apa yang mereka gambarkan sebagai “kemenangan di Aleppo” melalui pembantaian, kelaparan dan pengungsian terhadap warga sipil. Aleppo dianggap sebagai salah satu benteng oposisi. Namun, rezim Suriah melakukan serangan mematikan dengan didukung oleh pasukan militer Iran dan Rusia.Jenderal Hossein Salami, wakil komandan Garda Revolusi Iran mengatakan kepada kantor berita resmi Iran Republik Islam News Agency (IRNA) bahwa “Kemenangan di Aleppo akan membuka jalan untuk membebaskan dan melakukan ekspansi ke Bahrain, Yaman dan Mosul setelah jatuhnya kota Aleppo,” demikian sebagaimana dikutip dari Al-Arabiya, Jumat, (16/12/2016).“Orang-orang (Syi’ah) dari Bahrain akan mencapai keinginan mereka, orang-orang (Syi’ah) Yaman akan senang, dan penduduk Mosul akan mencicipi kemenangan, ini semua janji-janji ilahi,” ujar Hossein Salami.Hossein Salami juga mengatakan bahwa Iran masih terus memberikan dukungan untuk kelompok Houthi, sambil menegaskan bahwa rudal Iran bisa menghancurkan target musuh di daerah manapun.Juru bicara Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Ramadan Sharif mengungkapkan niat Teheran untuk memperluas geografis melalui perang berdarah dan intervensi militer di Dunia Arab.Sharif mencatat bahwa pasukan Iran dan milisi Syi’ah dari Irak, Afghanistan, Pakistan dan Hizbullah dengan dukungan Rusia memainkan peran yang sangat menentukan dan berpengaruh dalam pertempuran Aleppo. [beritaislam24.net / mtc] […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here