Israel bersumpah untuk ‘MEMPERBURUK’ kondisi tahanan Palestina

992

Moslemtoday.com : Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan telah mengumumkan rencana untuk “memperburuk” kondisi tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, termasuk menjatah pasokan air dan mengurangi jumlah kunjungan keluarga.

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Erdan mengatakan rencana itu juga akan menghapus hak memasak dan membatasi akses tahanan ke televisi serta memblokir dana untuk Otoritas Palestina.

Erdan berharap rencana ini dapat berlaku dalam minggu-minggu mendatang setelah disetujui oleh kabinet Israel. Rencana ini pun dikritik tajam oleh para pemimpin dan aktivis Palestina yang menyebut mereka sebagai eskalasi pelanggaran HAM.

Qadri Abubaker selaku  Kepala Komisi Tahanan Palestina mengecam rencana Erdan dan mengatakan bahwa ini adalah upaya untuk membuat kehidupan tahanan Palestina semakin tak tertahankan.

Mustafa Barghouti, kepala partai Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan kepada Aljazeera bahwa pemerintah Israel memiliki kebebasan untuk menindas Palestina dengan cara apa pun yang mereka inginkan. Diapun menambahkan, “Satu-satunya cara untuk memaksa Israel menjauhkan diri dari perilaku ini adalah dengan menjatuhkan sanksi kepada Israel,” seperti dilansir dari Aljazeera, Sabtu, (5/1/2019) .

Berdasarkan statistik resmi, jumlah tahanan Palestina di balik jeruji telah mencapai 5.500, termasuk 230 anak-anak dan 54 wanita. Sedangkan Kelompok-kelompok HAM mengatakan lebih dari 1.800 membutuhkan perawatan medis, dengan sekitar 700 menderita penyakit serius atau kronis. Selain itu mereka terus mengalami penyiksaan dan kekerasan saat dalam tahanan. Ada banyak protes terhadap kondisi buruk dalam beberapa tahun terakhir, termasuk beberapa mogok makan, namun pemerintah Israel tidak terpengaruh akan aksi tersebut.

Sumber : Aljazeera | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here