Israel Tolak Deklarasi OKI tentang Jerusalem Ibukota Palestina

919

Moslemtoday.com : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara tegas menolak deklarasi para pemimpin Muslim di KTT Luar Biasa OKI di Istanbul yang menyatakan bahwa Jerusalem adalah ibu kota Palestina.

Sebagai reaksi atas deklarasi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa “semua pernyataan ini gagal membuat kami terkesan”.

“Kebenaran akan menang pada waktunya dan banyak negara pasti akan menyatakan bahwa Jerusalem adalah ibukota Israel dan juga akan memindahkan kedutaan mereka,” ungkap Netanyahu menanggapi Deklarasi KTT OKI di Istanbul, seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat, (15/12/17).

Netanyahu menambahkan: “Bukan hanya ibukota Israel tapi di Jerusalem, kami menjunjung tinggi kebebasan beribadah untuk semua agama disini dan kitalah yang membuat janji ini di Timur Tengah meskipun tidak ada orang lain yang melakukannya.”

“Saya yakin, Orang-orang Palestina akan menerima kenyataan ini dan bekerja menuju perdamaian, bukan ekstremisme, dan mengakui fakta bahwa Jerusalem adalah ibukota Israel,” tambah Netanyahu.

Trump mengumumkan pada 6 Desember bahwa AS secara resmi mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel dan akan memulai proses perpindahan kedutaannya ke kota tersebut.

OKI juga menyatakan bahwa langkah AS tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. OKI juga menyerukan dunia internasional untuk mengakui Jerusalem sebagai ibukota Palestina merdeka. OKI juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk “mengakhiri pendudukan Israel” atas tanah Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera
Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here