Israel tuntut $ 250 Miliar Kompensasi untuk Orang Yahudi yang Diusir Dari Negara-negara Arab

724

Moslemtoday.com : Pada tahun 2014, Israel mengeluarkan undang-undang yang dibuat setiap 30 November untuk memperingati deportasi orang Yahudi dari tanah Arab dan Iran, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Reuven Rivlin menyerukan perbaikan finansial atas masalah tersebut.

Diantara negara Arab yang akan di mintai kompensasi oleh Israel yaitu Maroko, Irak, Suriah, Mesir, Yaman, Tunisia, Libya dan Iran untuk properti yang ditinggalkan oleh orang-orang Yahudi yang terpaksa meninggalkan negara-negara tersebut setelah berdirinya negara Yahudi pada tahun 1948 dan selanjutnya perang Arab-Israel.

“Waktunya telah tiba untuk memperbaiki ketidakadilan historis program (terhadap orang-orang Yahudi) di tujuh negara Arab dan Iran, dan untuk memulihkan, kepada ratusan ribu orang Yahudi yang kehilangan harta mereka, apa yang menjadi hak mereka”, kata menteri Israel untuk kesetaraan sosial , Gila Gamliel, seperti dilansir dari Sputnik, Senin, (7/1/2019).

Gila Gamliel adalah yang mengoordinasikan penanganan pemerintah Israel terhadap masalah ini. “Secara total, Israel akan mencari lebih dari $ 250 miliar, termasuk setidaknya $ 35 miliar sebagai kompensasi dari Tunisia, dan $ 15 miliar dari Libya,” berita Hadashot melaporkan.

Menurut Israel, hampir 800.000 orang harus pindah ke negara itu setelah 1948. Namun mereka tidak mencari status pengungsi resmi dari komunitas internasional. Pada saat yang sama, lebih dari 50.000 orang Yahudi pergi ke AS, Prancis, Italia, dan tempat-tempat lain.

Sumber : Sputnik | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here