Jalur Gaza Alami Kerugian Ekonomi Hingga 300 Juta Dolar pada Tahun 2018

146

Moslemtoday.com : Jalur Gaza Palestina mengalami kerugian ekonomi hingga300 juta dolar pada tahun 2018 sebagai akibat blokade yang dilakukan oleh Israel di Jalur tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Komite Rakyat Melawan Blokade Israel, Jamal Al-Khodari.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim kepada Middle East Monitor, Al-Khodari menggambarkan tahun 2018 sebagai “tahun paling berbahaya” bagi Gaza semenjak pendudukan Israel pada tahun 1967.

“Gaza mengalami situasi bencana ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya karena blokade ketat Israel selama 12 tahun dan tiga serangan Israel yang merusak,” kata Al-Khodari dalam pernyataan tersebut, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Kamis, (3/1/2019).

“Blokade Israel yang terus menerus dan sistematis bertujuan untuk merusak ekonomi nasional,” tambah Al-Khodari.

Menurut Al-Khodari, pendudukan Israel melarang ratusan komoditas dasar memasuki Jalur Gaza yang menyebabkan hingga 90 persen pabrik-pabrik Gaza berhenti bekerja.

Al-Khodari menyatakan bahwa ada sekitar 300.000 pekerja yang menganggur di Gaza, di samping puluhan ribu lulusan universitas yang menganggur.

“Tingkat pengangguran di Gaza lebih dari 65 persen. Penghasilan lebih dari 85 persen penduduk Gaza telah menurun menjadi kurang dari $ 2 per hari,” ungkap Al-Khodari.

Al-Khodari menyerukan kepada badan-badan internasional dan komunitas internasional untuk memberikan tekanan pada Israel untuk membuka blokade berdasarkan Konvensi Jenewa dan Deklarasi Global Hak Asasi Manusia. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here