Jika Terpilih Jadi Presiden, Donald Trump Janjikan Yerusalem Menjadi Ibukota Abadi Israel

1071

Moslemtoday.com : Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik; Donald Trump, berjanji untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota abadi Israel jika dia terpilih jadi Presiden AS. Janji Trump disampaikan saat bertemu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di New York. Demikian dilansir dari Aljazeera, Senin, (26/9/2016)

Trump bertemu secara pribadi dengan Netanyahu di kediamannya di Trump Tower pada hari Minggu. Rival Trump, yakni Hillary Clinton dari Partai Demokrat, juga  akan bertemu Netanyahu di New York.

”Trump mengakui bahwa Yerusalem telah menjadi ibukota abadi orang-orang Yahudi selama lebih dari 3.000 tahun, dan bahwa AS, di bawah pemerintahan Trump, akhirnya akan menerima mandat lama Kongres untuk mengenali Yerusalem sebagai ibukota tak terbagi dari negara Israel,” kata tim kampanye Trump dalam sebuah pernyataan.

Israel merebut bagian timur Yerusalem selama perang Arab-Israel tahun 1967. Israel kemudian mencaplok Yerusalem pada tahun 1980 dan dijadikan kota adiministrasi utamanya.

AS, dan sebagian besar negara-negara anggota PBB lainnya, tidak mengakui aneksasi Israel terhadap Yerusalem. Menurut AS, status sah Yerusalem harus diselesaikan dalam negosiasi perdamaian dengan Palestina.

Kongres AS pada Oktober 1995 telah meloloskan undang-undang yang menyerukan Yerusalem untuk diakui sebagai Ibukota Israel dan untuk mengotorisasi dana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sementara itu, kantor PM Netanyahu mengakui pertemuan dengan Trump itu. Namun, tidak dikonfirmasi perihal janji Trump bahwa AS akan mengakui Yerusalem sebagai ibukota abadi Israel.

”Perdana Menteri Netanyahu membahas isu-isu dengan Trump yang berkaitan dengan keamanan Israel dan upaya untuk mencapai stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah,” kata pihak kantor PM Netanyahu. (DH)

Sumber : Aljazeera

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here