Kapolri Idham Aziz Akan Prioritaskan Lulusan Madrasah Masuk Polri

742

Moslemtoday.com : Kapolri Idham Aziz mengatakan akan menghapus segala bentuk diskriminasi dalam perekrutan anggota Polri. Hal itu diutarakan saat anggota Komisi III Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menanyakan hal tersebut kepada Idham Aziz saat uji keyalakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri.

“Dalam proses rekrutmen, ada bahasanya diskriminasi. Biasanya kalau lulusan Aliyah tidak disamakan dengan lulusan sekolah umum. Padahal itu sederajat. Terkadang ada perlakuan (diskriminasi) terhadap lulusan Aliyah,” kata Cucun kepada Idham Aziz di Ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Idham menjawab hal tersebut dan mengatakan bahwa lulusan Madrasah Aliyah atau mereka yang memiliki dasar agama kuat mendapat perhatian khusus terkait perekrutan anggota Polri.

“Kami rekrut yang punya keahlian mengaji, azan, dan ceramah. Kami beri porsi khusus. Bahkan, dalam tes, dia tidak perlu sesempurna yang lain,” ujar Idham Aziz.

Menurutnya, latar belakang ahli agama punya modal penting supaya bisa menjaga keamanan warga. Tidak hanya beragama Islam, kata Idham, pendekatan itu diterapkan sesuai kondisi demografis daerah-daerah tertentu.

“Karena nantinya mereka akan menjadi babinkamtibmas yang azan dan mengaji di kelurahan-kelurahan. Begitu juga dengan agama-agama lain, di NTT dan di Manado,” papar dia.

Kemudian, Polri bukan cuma menjaring lulusan sekolah lanjutan atas berbasis keagamaan. Tetapi, menggalakkan rekrutmen dari sekolah berbasis kejuruan.

Dia memastikan program ini sudah berjalan lama. Hanya saja kegiatan tersebut jarang terekspos. “Enggak cuma Aliyah, kita juga mulai rekrut SMK, itu sudah berjalan, cuma kurang publikasi,” tutupnya.

Simak videonya di menit ke 43:45 dst dan menit 1:18.00 dst

Sumber : Liputan6.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here