Kapolri Perintahkan Brimob Siagakan Pasukan Antianarki di Kantong-kantong FPI

756
https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/idham-azis-kapolri-brimob-nih3.jpg
Kapolri Jenderal Idham Aziz. Sumber Foto : Tribunnews.com

Moslemtoday.com : Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan para Kapolda menyiapkan pasukan antianarki Brimob di wilayah-wilayah yang terdapat kantong-kantong Front Pembela Islam atau FPI. Perintah itu dituangkan melalui Surat Telegram Kapolri kepada para Kapolda bernomor STR/873/XII/PAM.3.3./2020 tertanggal 7 Desember 2020.

“Iya benar, TR dari Kapolri yang ditandatangani oleh Asops Kapolri sebagai bentuk arahan Mabes Polri ke jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menyikapi perkembangan situasi terkini,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigadir Jenderal Awi Setiyono, Selasa, 8 Desember 2020, seperti dikutip dari TEMPO.

Jenderal Polisi bintang empat itu mewanti-wanti agar anggota kepolisian meningkatkan keamanan dan keselamatan diri selama bertugas. “Pantau perkembangan Sitkamtibmas yagn terjadi di wilayah,” kata Idham.

Idham mengeluarkan surat telegram itu tak lama setelah peristiwa bentrok antara polisi dengan anggota FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin, 7 Desember 2020. Dalam peristiwa itu, 6 anggota Laskar FPI tewas ditembak. Kepolisian menyebut para pengawal Rizieq Shihab itu membawa samurai, celurit dan senajata api. FPI menyangkal tudingan itu dan mengatakan anggotanya diserang oleh orang tak dikenal saat sedang mengawal kegiatan Rizieq.

Berikut 11 isi telegram Kapolri, seperti dikutip dari Inews.id :

1. Tingkatkan pengamanan mako, pospol, asrama dan rumkit Polri.

2. Agar tingkatkan kesiapsiagaan dan siapkan pasukan anti anarki Brimob yang di wilayahnya terdapat kantong-kantong pendukung dan anggota FPI.

3. Berikan arahan kepada seluruh anggota jaga agar mengenakan helm, rompi antipeluru dan bersenjata.

4. Lakukan pemeriksaan terhadap setiap oarang yang masuk mako/asrama/pospol termasuk kendaraan dan barang bawaan dengan metal detector.

5. Berikan arahan kepada anggota yang melakukan pemeriksaan supaya dilindungi oleh anggota yang bersenjata.

6. Kepada anggota yang bertugas di lapangan agar dingatkan supaya meningkatkan kewaspadaan dan buddy system baik pada saat patroli maupun di pos-pos polisi.

7.  Tingkatkan moril anggota untuk tidak gentar dalam menghadapi para pelaku kejahatan yang menggunakan senpi ataupun sajam.

8. Berikan arahan secara jelas dan tegas kepada seluruh anggota untuk senantiasa meningkatkan keamanan dan keselamatan diri baik pada saat bertugas di mako maupun tugas di lapangan mendasari SOP.

9. Berikan pemahaman kepada anggota untuk tidak memberikan statement apa pun terkait meninggalnya enam org yang diduga pengikut MRS.

10. Pantau perkembangan sitkamtibmas yang terjadi di wilayah ka, lakukan pengawasan dan pengendalian secara berjenjang.

11. Tingkatkan koordinasi dengan tomas, toga, dan todat setempat untuk secara aktif meningkatkan sitkamtibmas yang kondusif.

Sumber : TEMPO, Inews.id

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here