Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf Diundang oleh Israel, Ini Penjelasan PBNU

845

Moslemtoday.com : Undangan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Yahya Cholil Staquf yang juga merupakan Katib Am PBNU menjadi pembicara di Israel ramai jadi perbincangan di media sosial. Gus Yahya disebut melanggar politik luar negeri Indonesia, yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Foto undangan Yahya di-posting oleh seorang jurnalis Israel @simonarann di Twitter. Terlihat Yahya diundang oleh The Israel Council on Foreign Relations dalam kapasitas sebagai perwakilan ulama dari Nahdlatul Ulama (NU).

“Meskipun tidak ada hubungan diplomatik dengan Israel, ulama dari NU YahyaCholilStaquf akan memberi kuliah di InstitutMedellin. Selamat datang di Israel,” tulis @simonarann, Sabtu (9/6/2018), seperti dikutip dari Detikcom.

Menanggapi isu tersebut, salah satu Ketua PBNU Pusat H Robikin Emhas mengatakan tidak ada kerja sama antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan Israel, baik dalam bentuk program maupun kelembagaan.

“Sekali lagi ditegaskan, tidak ada jalinan kerja sama program maupun kelembagaan antara NU dengan Israel,” ungkap Robikin dalam rilis yang diterima NU Online, Sabtu (9/6).

H Robikin Emhas menegaskan kehadiran Gus Yahya Staquf adalah selaku pribadi. “Bukan dalam kapasitas sebagai Katib Aam PBNU, apalagi mewakili PBNU,” ujar Robikin.

Robikin juga menyatakan keyakinannya bahwa kehadiran Gus Yahya tersebut untuk memberi dukungan dan menegaskan kepada dunia, khususnya Israel bahwa Palestina adalah negara merdeka, bukan sebaliknya.

“Setiap insan yang mencintai perdamaian mendambakan penyesesaian menyeluruh dan tuntas atas konflik Israel-Palestina,” tambah Robikin.

Selain itu Robikin menyebut konflik Israel-Palestina tidak disebabkan oleh faktor tunggal. Sehingga, diperlukan semacam gagasan out of the book yang memberi harapan perdamaian bagi seluruh pihak secara adil.

“Boleh jadi Gus Yahya Staquf memenuhi undangan dimaksud untuk menawarkan gagasan yang memberi harapan bagi terwujudkan perdamaian di Palestina dan dunia pada umumnya,” pungkas Robikin. (DH/MTD)

Sumber : Detikcom, NU.or.id | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here