Kauman Padang Panjang Bangun Sanitasi, Ditinjau Tim Monev Kanwil Kemenag

25

Padang Panjang, Kauman_Kepala Seksi Pontren dan Ma’had Aly Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Barat H. Yohanis bersama dengan tim lakukan monitoring dan evaluasi bantuan penyedian sarana dan prasarana sanitasi di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Jumat (8/10/2021).

Tim Monitoring dan Evaluasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat didampingi oleh Kasi Pendi Pontren Kankemenag Kota Padang Panjang Editiawarman dan disambut oleh Wakil Mudir Taufik Hidayat, Amel Dahlan, serta Sekretaris Mudir, Zainal Abidin. Selain itu, dari Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah juga didampingi langsung oleh pelaksana pembangunan bantuan penyedian sanitasi pondok pesantren Dafri selaku Tim Teknis.

Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang merupakan salah satu pondok pesantren yang menerima bantuan sanitasi tahap II dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 60 persen.

Dalam suasana yang sudah mulai gerimis di Bumi Serambi Mekah Kota Padang Panjang, Tim Monitoring dan Evaluasi meninjau langsung ke lokasi pembangunan.

Kepala Seksi Pontren dan Ma’had Aly Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat Yohanis berharap, “Semoga dengan adanya bantuan penyediaan sarana dan prasaran sanitasi untuk Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang ini, bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh seluruh santri dan keluarga besar Kauman Padang Panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Mudir Bidang Pendidikan Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Taufik Hidayat menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas monitoring dan evaluasi pembangunan penyedian sanitasi di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga pembangunan sarana dan prasarana sanitasi dapat terwujud di Ponpes Kauman Muhammadiyah Padang Panjang,” tuturnya.

“Semoga kedepannya kami selalu mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat maupun daerah dalam bentuk sarana dan prasarana pendidikan lainnya,” tukasnya.(Zainal)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here