Kelompok HAM desak Selandia Baru berbicara tentang penindasan Uighur

87

Moslemtoday.com : Sebuah kelompok hak asasi telah mendesak perdana menteri Selandia Baru untuk menyerukan China agar menghormati hak asasi manusia etnik Muslim Uyghur yang tinggal di provinsi Xinjiang.

Human Rights Watch (HRW) yang bermarkas di AS dalam sebuah surat terbuka kepada Jacinda Ardern telah memintanya untuk menyatakan keprihatinan tentang “pelanggaran massal” terhadap Muslim Turki dalam pertemuannya dengan para pemimpin Tiongkok.

Ardern dijadwalkan mengunjungi Cina pada 1 April.

HRW memuji “kepemimpinan luar biasa” Ardern setelah serangan teror Christchurch 15 Maret yang merenggut nyawa 50 Muslim dan melukai banyak orang selama shalat Jumat berjamaah.

“Menyusul serangan mengerikan terhadap masjid-masjid di Christchurch, Perdana Menteri Ardern berbicara dengan tegas membela hak-hak Muslim,” kata Sophie Richardson, direktur HRW China.

“Ardern harus menunjukkan kepemimpinan global yang sama dengan secara terbuka menyerukan China untuk menghormati hak asasi manusia Muslim di sana.”

HRW mengatakan bahwa Selandia Baru tidak bergabung dengan surat pada November 2018 dengan 15 pemerintah lain yang ditujukan ke China untuk mencari akses ke Xinjiang untuk menilai situasi hak asasi manusia.

“Perdana Menteri Ardern harus menggunakan kunjungannya ke Beijing untuk bergabung dengan jajaran pemerintah yang geram oleh penyalahgunaan Muslim Turk yang belum pernah terjadi sebelumnya di Cina,” kata Richardson.

“Dia harus secara terbuka menyerukan para pemimpin China untuk menutup kamp ‘pendidikan politik’ di Xinjiang, mengakhiri pelanggaran yang meluas, dan memungkinkan akses pengamat internasional independen ke wilayah itu.”

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here