Keterangan Pers Koalisi Arab terkait Laporan Tahunan PBB mengenai anak-anak korban konflik bersenjata

962

Moslemtoday.com : Koalisi Arab untuk pemulihan legitimasi Pemerintahan di Yaman telah menelaah laporan tahunan Sekretaris Jenderal PBB mengenai anak-anak konflik bersenjata yang dikeluarkan pada hari Jumat, 6 Oktober 2017, dimana laporan tersebut menyatakan bahwa Koalisi Arab merupakan pihak-pihak dan negara-negara yang mengambil tindakan dan langkah semestinya dalam meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak. Laporan ini juga memuat pujian atas kerjasama pihak koalisi dengan PBB dalam bidang ini. Pihak Koalisi sangat mengapresiasi langkah penting yang diambil oleh Yang Mulia Sekretaris Jenderal PBB dalam hal ini, serta sangat menghargai harapan agar senantiasa kerjasama yang terjalin antara kedua pihak terus berlanjut, khususnya dalam hal perlindungan anak-anak.

Namun diwaktu yang sama, pihak Koalisi menegaskan sikap penolakannya secara penuh atas informasi yang tidak akurat yang terdapat dalam laporan tersebut, yang tentunya sangat berpengaruhterhadap kredibilitas laporan PBB tersebut. Koalisi juga menolak langkah yang telah dilakukan oleh PBB, dimana badan-badan yang beraviliasi kepadanya telah diberikan informasi yang menyesatkan dan tidak benar yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kejahatan pemberontak Houthi dan pengikut mantan Presiden Ali Abdullah Saleh. Koalisi menegaskan komitmennya dalam mematuhi standar dan hukum internasional terkait perlindungan dan keamanan warga sipil, serta sangat berhati-hati agar tidak menyebabkan kerugian bagi warga sipil.

Koalisi menegaskan bahwa dampak negatif yang terjadi dari konflik ini adalah akibat dari perbuatan para pemberontak dan pasukan yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah melakukan kejahatan dengan cara-cara yang tidak bermoral dan tidak sesuai hukum yang berlaku, dimana mereka menggunakan para warga sipil-termasuk didalamnya anak-anak- sebagai perisai hidup, serta mendorong anak-anak untuk ikut dalam barisan para pemberontak. Ini adalah pelanggaran yang sangat nyata terhadap hukum-hukum internasional dan hak asasi manusia. Mereka sama sekali tidak menghargai jiwa manusia, hanya karena demi tujuan yang mereka ingin capai.

Koalisi menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah komprehensif dan nyata dalam rangka melindungi warga sipil guna meminimalisir kerusakan sesuai dengan aturan hukum kemanusiaan internasional. Koalisi ingin kembali mengingatkan bahwa konflik di Yaman tidak mungkin terjadi seandainya tidak ada intervensi Iran di dalamnya,selain akibat tindakan pemberontak Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Dimana hal tersebut dapat mengancam negara-negara tetangga dan kawasan secara langsung dan sangat berbahaya, di samping tindakan pemberontak Houthi dengan meluncurkan lebih dari 76 rudal balistik ke wilayah Arab Saudi, yang telah mendapatkan dukungan dari Iran dan Hizbullah, dan mengkibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka. Koalisi menegaskan keinginannya yang besar dalam melindungi rakyat Yaman dengan ikut berkontribusi dalam hal keamanan dan stabilitas kawasan.

Berdasarkan hal di atas, koalisi meminta Dewan PBB untuk mengklarifikasi kebohongan yang disampaikan dalam laporan tersebut dan mencabut daftar hitam dimaksud, serta meminta seluruh badan-badan PBB untuk terus bekerjsama dengan negara-negara Koalisi dalam rangka meningkatkan perlindungan anak-anak dan keselamatan mereka. Dan menyatakan bahwa para pemberontak Houthi dan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh adalah pihak yang harus bertanggungjawab atas kejahatan terhadap anak-anak di Yaman.

Berikut Lampiran Keterangan Pers Kedutaan Arab Saudi di Jakarta :

Kedutaan Arab Saudi di Jakarta

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here