Ketika Pocong Ditugasi Jaga Shift Malam Di Tengah Wabah Covid-19

329

Moslemtoday.com : Desa Kepuh di Kec. Nguter, Sukoharjo memiliki cara unik agar warga terutama anak-anak untuk tidak ke luar rumah di tengah wabah virus corona (Covid-19). Perangkat desa memberikan tugas kepada pemuda desa untuk berjaga shift malam (Ronda) dengan berpenampilan seperti pocong.

“Kami ingin sesuatu yang unik dan berbeda yang bisa menciptakan efek jera karena pocong menyeramkan dan menyeramkan,” kata Anjar Pancaningtyas, Ketua Pemuda Desa yang berkoordinasi dengan Polisi setempat tentang inisiatif untuk menerapkan physical distancing di tengah wabah virus corona, seperti dilansir dari Arabnews, Senin, (13/4/2020).

Tetapi alih-alih ide itu untuk memberikan efek takut bagi warga, malah menimbulkan efek sebaliknya. Para warga malah berkerumunan untuk menyaksikan pocong tersebut, sehingga ide itu hanya berjalan beberapa hari saja.

“Sejak pocong muncul, orang tua dan anak-anak masih tetap ada yang ke luar rumah. Orang-orang tetap di jalan-jalan setelah sholat Isya,” ungkap Karno Supadmo, salah seorang warga desa.

Sementara itu, Kepala Desa mengungkapkan warga tidak terbiasa untuk tetap berdiam diri di dalam rumah. “Warga masih kurang kesadaran tentang bagaimana cara menghentikan penyebaran penyakit COVID-19. Mereka ingin hidup seperti biasa sehingga sangat sulit bagi mereka untuk mengikuti instruksi untuk tinggal di rumah,” kata Kepala Desa Priyadi.

Namun baru-baru ini, ketika Jurnalis Reuters mengunjungi Desa Kepuh, ide pocong sepertinya tampak berhasil. Panitia mengubah taktik dengan membuat patroli kejutan pocong. Warga desa tampak lari ketakutan ketika pocong tiba-tiba muncul di dekat mereka yang sedang keluyuran. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here