Khamenei Berusaha Menutupi Kasus Muridnya Yang Melakukan Pelecehan Seksual

1605

Moslemtoday.com : Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah menyembunyikan kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang muridnya. Pria bernama Saeed Toosi dituduh telah melakukan kekerasan seksual terhadap tujuh orang yang masih berusia anak-anak.

Saeed Toosi adalah salah satu Qari dan murid Khamenei yang paling terkenal di Iran. Bahkan, Khamenei sempat menyebut Toosi sebagai contoh teladan dan patut untuk diikuti. Hal itu bukan tanpa sebab. Toosi diketahui pernah menjadi wakil Iran dalam kompetisi Al Quran internasional dan pernah mendapat peringkat pertama dalam skala nasional maupun internasional.

Sebagaimana dilansir Alarabiya, Kamis (20/10/2016), Toosi dituduh telah memperkosa tujuh orang muridnya yang berusia antara 12 sampai 14 tahun. Tindakan asusila tersebut dilakukan Toosi terhadap korbannya dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.

Atas perbuatan yang dilakukan Toosi, para korban akhirnya mengadukan kasus ini kepada pihak pengadilan. Namun, kasus pelecehan seksual ini berusaha ditutupi oleh pihak pengadilan atas perintah langsung dari Khamenei dai otoritas Mahkamah Yudisial.

Kendati demikian, kasus ini sudah terekspos ke publik. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh Persia Voice of America, sejumlah korban mengaku bahwa mereka telah menunjukkan alat bukti berupa tulisan tangan berisi pengakuan Toosi. Bahkan, rekaman audio secara jelas mengarah kepada Toosi. Ia mengakui telah melakukan pelecehan seksual.

Berdasarkan rekaman audio tersebut, Toosi juga mengatakan bahwa Khamenei bersama kepala peradilan Sadek Larijani menutupi kasus pelecahan seksual yang dilakukannya. Dalam pandangan Khameneni, keputusan itu terpaksa diambil demi menjaga reputas Iran di mata internasional.

Sumber : Al-Arabiya | Weblink : https://english.alarabiya.net/en/News/middle-east/2016/10/19/Sex-scandals-follow-Khamenei-s-favored-Quran-reader.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here