Khamenei Tuduh Arab Saudi Telah Berkhianat Terhadap Umat Islam

852

Moslemtoday.com : Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuduh Arab Saudi telah melakukan “pengkhianatan” terhadap umat Islam. Khamenei meyebut Arab Saudi telah tunduk pada Amerika Serikat dan Israel dan membiarkan mereka menyerang umat Islam.

“Pemerintah yang bekerja sama dengan Amerika Serikat dan rezim Zionis untuk berperang melawan umat Islam tentu telah melakukan pengkhianatan. Itulah yang dilakukan Arab Saudi,” ungkap Khamenei di depan Perwakilan Parlemen Iran yang berkumpul di Teheran hari Selasa kemarin, seperti dilansir dari Reuters, Rabu, (17/1/18).

Ayatollah Ali Khamenei juga mengatakan keputusan AS yang menyatakan Jerusalem sebagai ibukota Israel merupakan kesalahan besar dan AS akan segera hancur.

Iran sebagai kekuatan Syi’ah terkemuka di dunia dan Arab Saudi sebagai negara Sunni telah bersaing ketat untuk mendapatkan pengaruh yang luas di dunia Islam. Kedua negara telah terlibat dalam perang dingin baik melalui kata-kata dan perang di media, namun tidak mau berkonfrontasi secara langsung melalui operasi militer.

Kedua negara hanya terlibat dalam perang proxy di Suriah, Irak, Yaman dan Lebanon.

Perseteruan puluhan tahun di antara kedua negara ditambah oleh perbedaan keyakinan terhadap Islam. Mereka masing-masing adalah pengikut salah satu dari dua sekte utama dalam Islam, Iran adalah penganut Syiah, sementara Arab Saudi menganut Sunni.

peta sunni

Perpecahan sekte agama ini tercermin dalam peta Timur Tengah yang lebih luas, dengan negara-negara lain yang mayoritas Sunni atau Syiah, sebagian dari mereka berkiblat ke Iran dan sebagian lain berkiblat ke Arab Saudi.

Arab Saudi, sebuah monarki dan rumah bagi tempat kelahiran Islam, secara historis melihat negara itu sebagai pemimpin dunia Muslim. Namun, hal ini ditentang pada 1979 melalui Revolusi Iran yang menciptakan tipe negara baru di kawasan itu – sejenis teokrasi – yang secara eksplisit bertujuan mengekspor model ini ke negara-negara di Timur Tengah.

peta syiah

Dalam 15 tahun terakhir khususnya, perbedaan antara Arab Saudi dan Iran dipertajam oleh serangkaian perang proxi di Suriah, Yaman, Irak dan Lebanon. (DH/MTD)

Sumber : Reuters | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here