Konflik Teluk, UEA : Qatar Punya Dua Pilihan

1479

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan bahwa Qatar harus melakukan upaya lebih untuk mendapatkan kembali kepercayaan yang hilang dari negara-negara saudaranya di Teluk.

Qatar dinilai telah melanggar dan tidak mematuhi dua kesepakatan yang telah ditandatanganinya dengan negara-negara GCC (Dewan Kerja Sama Teluk). (Baca juga : Emir Qatar Terbukti Menandatangani Perjanjian GCC yang Telah Dilanggar Qatar)

Sheikh Abdullah bin Ziyad menjelaskan bahwa memerangi terorisme mengharuskan Qatar untuk mematuhi apa yang ditandatangani, baik dengan Washington maupun dengan tetangganya di Teluk. Ia juga menyimpulkan dengan menekankan posisi negara-negara yang menyerukan perang melawan terorisme.

Sheikh Abdullah bin Ziyad menegaskan posisi negara-negara yang menyerukan perang terhadap terorisme. Dia mengatakan, Qatar memiliki dua pilihan yaitu berada bersama kami (GCC) atau berada di sisi lain (bersama Iran), seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (14/7/2017).

Awal bulan lalu, pada 5 Juni, Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar sampai Qatar mau mengubah kebijakannya yang merugikan Teluk dan memenuhi daftar tuntutan yang telah diberikan ke Qatar sebagai syarat pencabutan blokade. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here