Konvoi bantuan PBB mencapai kamp Rukban terpencil di Suriah

26
Warga Suriah di luar tenda di sebuah kamp untuk para pengungsi di dekat kota Sarmada di pedesaan utara provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak, pada 1 Desember 2018 [AAREF WATAD / AFP / Getty Images]
Moslemtoday.com : Konvoi bantuan kemanusiaan terbesar PBB sejak dimulainya konflik Suriah telah mencapai kamp pengungsi Rukban, di mana ribuan orang yang putus asa terdampar di gurun dekat perbatasan dengan Yordania, PBB mengatakan pada hari Rabu, laporan Reuters. seperti dilansir dari MEMO, Kamis, (7/2/2019).

PBB mengatakan konvoi lebih dari 100 truk membawa makanan, sanitasi dan persediaan kebersihan, dan bantuan kesehatan ke kamp.

“Kondisi di Rukban semakin menyedihkan. Sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak yang telah tinggal di sana selama lebih dari dua tahun dalam kondisi yang sulit, ”kata Fadwa AbedRabou Baroud, seorang juru bicara PBB yang berbasis di Damaskus.

Bulan Sabit Merah Arab Suriah (SARC) juga mengambil bagian dalam konvoi, yang akan melibatkan kampanye vaksinasi darurat untuk 10.000 anak-anak melawan campak, polio dan penyakit lainnya.

Rukban, yang terletak dekat dengan pangkalan militer AS Tanf di padang pasir dekat tempat perbatasan Suriah, Yordania, dan Irak bertemu, adalah rumah bagi antara 40.000 hingga 50.000 orang, dimana konvoi bantuan PBB terakhirnya tiba pada November.

Dalam tiga tahun terakhir, puluhan ribu orang telah melarikan diri ke kamp dari bagian-bagian Suriah yang dikuasai Daesh yang menjadi sasaran serangan udara koalisi yang dipimpin oleh Rusia dan AS.

Rukban terletak di dalam “zona deconfliction” yang dibuat oleh pasukan AS. Moskow dan Damaskus yang mengatakan pasukan AS menduduki wilayah Suriah dan menyediakan tempat yang aman bagi pemberontak telah mendorong Washington untuk meninggalkan daerah itu.

Zona yang dilindungi AS telah mendorong banyak penduduk Rukban untuk tinggal dari pada kembali ke rumah mereka di daerah yang berada dalam kendali pemerintah di mana mereka takut atas pembalasan oleh tentara Suriah, kata pejabat setempat.

Banyak anak muda takut diseret ke dalam tentara.

Baik Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun Yordania, tempat kamp itu dekat dengan perbatasannya, mengatakan situasi ini tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan penduduk harus didorong untuk secara sukarela pergi.

Kekurangan makanan dan obat-obatan di kamp terpencil telah menyebabkan lusinan kematian dalam beberapa tahun terakhir, kata pekerja bantuan.

“Sementara pengiriman bantuan ini akan memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan bagi orang-orang di Rukban, itu hanya tindakan sementara,” bertindak bertindak Koordinator Residen dan Kemanusiaan PBB Sajjad Malik seperti dikutip dalam pernyataan itu.

Solusi jangka panjang sangat dibutuhkan, kata Malik.

Sumber : MEMO | Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here