KPU Akui Situs KPU DKI Diserang Hacker

6589

Moslemtoday.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui ada pihak yang ingin mencoba mengganggu akses informasi hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui sistem informasi yang dimiliki penyelenggara. Meski begitu, KPU bisa mengantisipasi gangguan tersebut dan memastikan apa yang ditampilkan sesuai dengan hasil yang didapat di lapangan.

”Jadi memang ada upaya untuk mengganggu tapi tidak (sampai) terganggu. Artinya bahwa mereka berupaya tapi tidak (sampai) mengganggu,” kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya, seperti dilansir dari Sindonews, Kamis (16/2/2017).

Hadar mengatakan dampak yang ditimbulkan dari gangguan tersebut memang menyebabkan lalu lintas (traffic) menuju laman (website) milik KPU menjadi lola (loading lambat). Namun tidak sampai menyebabkan server down. ”Iya memperlambat,” tutur Hadar.

Hadar juga tidak merinci lebih jauh tentang asal dari pihak yang hendak mengganggu server milik KPU tersebut. Termasuk indikasi yang beredar bahwa ancaman berasal dari luar negeri. ”Kebetulan akses masyarakat yang mau lihat (hasil pilkada) juga sangat tinggi,” tambahnya.

Sebelumnya muncul informasi di media sosial tentang ancaman peretas (hacker) yang menyerang laman milik KPU. Dalam informasi itu disebutkan bahwa serangan dilakukan dengan mengirimkan jutaan traffic dalam hitungan menit sehingga menyebabkan server KPU down.

Sebagaimana diketahui, saat ini KPU tengah melakukan hitung riil (real count) untuk Pilkada Serentak 2017. Form C1 tiap daerah akan diunggah ke laman resmi KPU (https://pilkada2017.kpu.go.id/). Masyarakat dapat memantau langsung perkembangan suara masing-masing daerah di laman tersebut.

Sumber : Sindonews | Detikcom

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here