Krisis Diplomatik, Warga Qatar: Kami Tak Butuh Produk Saudi!

2687

Moslemtoday.com : Tak lama setelah Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya menutup perbatasan Qatar awal bulan ini karena perselisihan diplomatik, penduduk di ibu kota Qatar membanjiri supermarket untuk mencari persediaan pangan.

Banyak yang membeli produk dari Almarai, perusahaan susu yang berbasis di Arab Saudi dan yang terbesar di Timur Tengah. Mereka takut dampak blokade terhadap Qatar dapat mengurangi pangan yang 80 persen stoknya merupakan hasil impor.

Tetapi reaksi itu berubah ketika negara-negara seperti Turki dan Iran mulai memasok produk susu dan produk pangan lainnya di setiap supermarket Qatar. Bantuan Turki dan Iran ini spontan mengubah reaksi warga Qatar untuk memboikot produk-produk dari Saudi dan negara-negara Arab yang ikut memblokade Qatar.

Para pekerja restoran mengatakan bahwa makanan dari Saudi dan UEA diminta para pelanggan agar dikeluarkan restoran mereka.  Kami tidak membutuhkan produk Saudi!’,” ungkap salah satu pengunjung, seperti dilansir Al Jazeera, Jumat (30/6/2017).

”Orang-orang mulai bertanya dari mana produk ini berasal. Jika saya mengatakannya kepada mereka berasal dari Saudi atau Dubai, mereka tidak mau,” kata Ranjit Kumar Pulami, seorang penjaga toko di Al Meera Doha.

”Saya tidak membeli produk tersebut,” sahut Fahad Jassim Al Tamemi, salah satu dari banyak warga Qatar yang ikut pemboikot produk yang berasal dari negara-negara yang memblokade Qatar.

Namun, reaksi para warga Qatar ini bukan merupakan sikap resmi pemerintah Qatar. Pemerintah Qatar sejak awal menegaskan bahwa mereka tidak akan membalas negara-negara Arab yang menjatuhkan sanksi. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/blogs/middleeast/2017/06/doha-grocery-rejects-170629150019541.html

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here