Krisis Saudi-Qatar, Bank-Bank di Inggris Berhenti Perdagangkan Riyal Qatar

1878

Moslemtoday.com : Dampak krisis diplomatik Arab Saudi dan negara Teluk terhadap Qatar, berimbas terhadap perdagangan mata uang riyal Qatar. Sejak Sabtu (1/7/2017), beberapa bank di Inggris menyatakan berhenti melayani tukar menukar mata uang Riyal Qatar.

Seorang juru bicara Lloyds Banking Group Inggris bahkan mengatakan pemasok pihak ketiga yang menangani layanan devisa telah menghentikan perdagangan riyal Qatar. “Mata uang ini tidak lagi tersedia untuk dijual atau dibeli kembali di bank-bank kami termasuk Lloyds Bank, Bank of Scotland dan Halifax,” katanya.

Tesco Bank mengatakan telah menghentikan transaksi di riyal, sementara Barclays menghentikan reksadana untuk pelanggan ritel namun melanjutkan layanan tersebut untuk pelanggan korporat. Royal Bank of Scotland mengatakan telah menghentikan perdagangan riyal untuk pelanggan ritel.

Alasan bank-bank di Inggris menghentikan penjualan riyal Qatar karena perdagangan luar negeri mata uang tersebut semakin tidak stabil. Sehingga bisa meningkatkan risiko bagi bank-bank di Inggris.

Minggu ini, riyal Qatar diperdagangan melemah terhadap dolar Amerika Serikat yaitu 3,81 per USD, yang merupakan level terendah selama satu dekade ini. Sebelum krisis, riyal Qatar diperdagangkan 3,64 per USD. Alhasil riyal Qatar sudah jatuh 4% sejak krisis diplomatik dengan Saudi dan negara Teluk.

Menghadapi potensi riyal Qatar yang terus melemah, bank sentral Qatar mengumumkan bahwa mereka akan menjamin semua transaksi untuk pelanggan di dalam dan di luar Qatar. Hal ini demi mempertahankan nilai mata uangnya. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2017/06/qatari-riyal-trade-disrupted-uk-banks-170630180429329.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here