Langgar Hak Sipil, Kota di Amerika Ini Larang Pemakaman untuk Muslim

846

Dudley – Sebuah kota di negara bagian Massachusetts tengah menjadi terget penyelidikan kejaksaan federal Amerika Serikat. Kota Dudley disebut melanggar hak asasi sipil setelah para pejabatnya melarang pemakaman umat Islam di wilayahnya.

Jaksa Carmen Ortiz pada Kamis (18/08) menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap Dudley. Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan memutuskan apakah kota tersebut melanggar hak praktik beragama masyarakat muslim.

Sebuah kelompok Islam Greater Worcester telah membeli lahan seluas 55 hektar di Dudley. Rencananya tanah itu akan diperuntukkan untuk pemakaman muslim. Akan tetapi, pejabat di kota itu menolak rencana tersebut dengan alasan masalah lalu lintas dan lingkungan hidup.

Ortiz menjelaskan bahwa kejaksaan federal memiliki kewenangan untuk menyelidiki dugaan diskriminasi atas dasar agama. Hal itu dijamin oleh undang-undang Penggunaan Lahan Keagamaan dan Institusi Perseorangan.

“Semua orang Amerika memiliki hak untuk beribadah dan menguburkan orang yang mereka cintai sesuai dengan agama mereka, bebas dari diskriminasi,” ujar Ortiz.

Pangacara kelompok Islam tersebut, Jay Talerman menyebut bahwa upaya penolakan itu merupakan permainan kelompok anti Islam. Mereka mempengaruhi pihak kota menolak perizinan untuk pemakaman muslim.

Talerman telah mengajukan gugatan terhadap otoritas kota Dudley ke pengadilan bulan lalu. Dia mengaku telah melakukan pembicaraan dengan pihak pengacara kota untuk mencapai kesepakatan terkait pemakaman itu.

“Kami tetap berharap, tetapi sampai saat ini kami belum mendapati komitmen dari pihak kota sesuai harapan kami,” ujar Talerman.

Sementara, pihak berwenang kota Dudley mengklaim bahwa penolakan izin itu tak melanggar hak-hak beragama kelompok tersebut. Mereka pun menyambut upaya penyeledikan tersebut.

Sebelumnya, tindakan anti Islam kembali menyeruak di Amerika Serikat menyusul penembakan imam masjid di New York. Sementara, calon presiden dari Partai Republik Donald Trump juga sempat membuat pernyataan yang mengusulkan pelarangan bagi muslim untuk memasuki Amerika. Pernyataan tersebut segera mendapatkan kecaman luas.

Sumber : Kiblat.net

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here