Larangan Dicabut Netanyahu, Anggota Parlemen Israel Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

945

Moslemtoday.com : Dua anggota parlemen Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mencabut larangan yang melarang legislator untuk mengunjungi lokasi tersebut.

Dengan dijaga oleh polisi Israel, Yehuda Glick dari partai Likud Netanyahu, dan Shuli Mualem dari Partai Jewish Home, memasuki kompleks tersebut melalui Gerbang Mugharba. Mereka juga diikuti oleh rabbi Yahudi. Glick dan Moalem melakukan dua tur terpisah di halaman masjid sebelum mereka pergi.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu, (30/8/2017), Para pemimpin Palestina mengutuk langkah Israel tersebut. Juru bicara kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh mengatakan, bahwa pemerintah Israel telah melakukan provokasi atas kompleks Al-Aqsa dan harus bertanggung jawab atas tindakanya tersebut.

Sementara itu, Mas’ud Ganaim, anggota parlemen Israel yang berasal dari Palestina mengkritk kebijakan Netanyahu. Ganaim mengatakan mengizinkan politisi Israel ke kompleks tersebut hanya akan memprovokasi sentimen Arab dan Muslim dan mengobarkan situasi di kompleks tersebut.

Dilansir dari Surat Kabar Asharq Al-Awsat, Menteri Wakaf dan Urusan Islam Palestina Sheikh Youssef Adeis mengatakan bahwa keputusan Israel yang mengizinkan anggota Parlemennya memasuki kompleks Al-Aqsa adalah keputusan provokatif, ilegal, tidak manusiawi dan bertentangan dengan hukum Syariah Islam. Sheikh Youssef Adeis menegaskan Kompleks al-Aqsa hanya terbatas bagi orang Muslim saja.

Sheikh Adeis mengatakan bahwa pendudukan Israel di tanah Palestina bertujuan untuk mencaplok kompleks tersebut. Sheikh Adeis menambahkan bahwa sejak bulan lalu, lebih dari 100 pelanggaran dilakukan oleh Israel di kompleks Al-Aqsa, dan lebih dari 700 pelanggaran telah terjadi sejak awal tahun ini. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Asharq Al-Awsat | AlJazeera 

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here