Lebih dari 30 Ribu Warga Sipil Melarikan Diri dari Tal Afar Irak dalam Kondisi Memprihatinkan

1096
REUTERS/Zohra Bensemra/File photo SEARCH "MOSUL PICTURES" FOR THIS STORY. SEARCH "WIDER IMAGE" FOR ALL STORIES. - RTX3B194

Moslemtoday.com : Wakil Khusus Perwakilan Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Irak Lise Grande mengatakan bahwa proses evakuasi ribuan warga sipil dari Tal Afar Irak akan memiliki konsekuensi.

Pejabat PBB tersebut dalam pernyataannya mengatakan bahwa lebih dari 30.000 warga sipil telah melarikan diri dari Tal Afar untuk menyelamatkan diri dari operasi militer Irak untuk merebut kembali wilayah tersebut dari ISIS.

“Keluarga-keluarga di sana telah melakukan perjalanan selama 10 sampai 20 jam dalam keadaan cuaca panas yang sangat ekstrim untuk mencapai titik aman. Mereka tiba dengan kelelahan dan mengalami dehidrasi,” ungkap Lise Grande, seperti dilansir dari Al Arabiya, Selasa, (22/8/2017).

Grande menggambarkan situasi di dalam kota itu sangat sulit. “Makanan dan air hampir habis, dan orang-orang tidak memiliki kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, mereka melarikan diri dari Tal Afar untuk mencari keselamatan,” ungkapnya.

Grande meminta pihak yang berperang untuk menghindari korban sipil. Dia menekankan bahwa tidak ada yang lebih penting daripada melindungi warga sipil selama masa peperangan.

Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi mengumumkan dimulainya operasi militer untuk merebut kembali Tal Afar dari ISIS, pada Ahad lalu, (20/8/2017). Tal Afar merupakan benteng pertahanan terakhir kelompok ISIS di Irak Utara. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Al Arabiya

 

 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here