Mahasiswa Indonesia Raih Juara Internasional di Kazakhstan

224

Moslemtoday.com : Andi Subhan Husain, mahasiswa Indonesia di King Saud University (KSU) meraih juara pada perlombaan internasional di Kazakhstan.

Mahasiswa asal Maros, Sulawesi Selatan ini meraih juara pertama dalam ajang Harvard Project for International Relation (HPAIR) 2019 yang bertajuk “Solutions to Humanitarian Crisis Impact Challenge by UNHCR .”

Andi dan tim meraih juara pertama setelah berhasil menjawab dan meyakinkan dewan juri dari UNHCR tentang darurat akses pendidikan bagi anak-anak pengungsi.

Mahasiswa jurusan ilmu politik pada perguruan tinggi tertua di Arab Saudi ini ditemani oleh rekan lainnya asal University of Tokyo, United Arab Emirates University dan dua delegasi asal India.

“Karena ilmu adalah cahaya, maka dengan ilmu kita bisa menerangi kegelapan dunia dari kebodohan dan ketidakadilan,” kata Andi, Kamis (29/8/2019).

Dengan cahaya ilmu, lanjut Andi, diharapkan dapat mewujudkan perdamaian dunia.

HPAIR adalah acara tahunan yang diadakan rutin setahun dua kali oleh Harvard University. Biasanya acara bertempat di Amerika dan Asia. Untuk di Asia, tahun ini, pelaksanaan lomba di Nur-Sultan, Astana, Kazakhstan pada tanggal 16 – 20 Agustus 2019. Sejak didirikan tahun 1991, HPAIR telah menyelenggarakan 55 konferensi di 12 negara yang berbeda.

Forum HPAIR adalah wadah diskusi antar pelajar dan profesional dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial yang yang dihadapi oleh masyarakat kawasan Asia-Pasifik.

Tahun ini, HPAIR memiliki 6 trek yang terdiri dari Social Policy and Justice; Art, Media, & Culture; Governance & Geopolitics; Technology & Innovation; Energy & Environmental Sustainability; dan Global Markets & Economy.

Seleksi untuk mengikuti kegiatan ini sangat kompetitif. Andi terpilih sebagai salah satu dari 500 delegasi yang berasal 60 negara.

Selain Andi, delegasi Indonesia lainnya yang mengikuti HPAIR Asia 2019 sebanyak 9 orang, utusan dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Parahyangan, dan Politeknik Caltex Riau. (BMS)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here