Mahmoud Abbas : Administrasi Pemerintahan Trump Berada dalam “Kekacauan”

738

Moslemtoday.com : Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa sejak pemilihan Presiden Donald Trump pada November 2016, dia telah mengadakan lebih dari 20 pertemuan dengan pejabat AS, namun sampai sekarang tidak ada hasil yang didapatkan dari pertemuan tersebut untuk menghentikan agresi Israel atas Palestina.

Abbas mengatakan bahwa seluruh administrasi pemerintahan Trump berada dalam kekacauan dan berantakan. “Saya bahkan tidak tahu bagaimana mereka berurusan dengan kita, karena seluruh pemerintahannya kacau,” kata Abbas kepada anggota parlemen Palestina saat mengunjungi Ramallah, sebagaimana dilansir dari Asharq Al-Awsat, Selasa, (22/8/2017).

Abbas menegaskan bahwa setiap kali mereka mengulangi komitmen mereka terhadap Palestina dan menghentikan pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina, seringkali pula komitmen tersebut berlalu tanpa ada tindaklanjutnya. “Saya bahkan mendesat mereka untuk memberi tahu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu namun mereka hanya menahan diri,” ungkap Abbas.

Palestina mengandalkan kemampuan presiden AS yang baru untuk memediasi konflik antara Israel-Palestina. Palestina meminta mereka untuk fokus pada perbatasan dan harus komitmen dengan jadwal kesepakatan untuk mengakhiri pendudukan. Palestina ingin Israel berkomitmen menghentikan permukiman dan membebaskan tahanan.

Namun, setelah serangkaian perundingan antara Palestina-AS, Palestina menyadari bahwa Washington lebih condong ke Israel. Seorang delegasi Palestina mengatakan kepada surat kabar Asharq Al-Awsat bahwa hal ini yang mendorong Abbas untuk menolak pertemuan dengan Utusan AS, Greenblatt.

Negosiasi terakhir antara Palestina dan Israel diadakan pada bulan Maret 2014 setelah sembilan bulan perundingan yang disponsori AS, namun perundingan demi perundingan hanya berujung pada kebuntuan atas solusi konflik Israel-Palestina. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Asharq Al-Awsat

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here