Malaysia Hapus Hukuman Mati, Eksekusi 1.200 Napi Dihentikan

235

Moslemtoday.com : Pemerintahan Malaysia di bawah kepemimpinan PM Mahathir Mohamad telah sepakat untuk menghapus hukuman mati  dan menghentikan eksekusi mati terhadap 1.200 nara pidana. Langkah tersebut langsung mendapat sambutan positif dari kelompok HAM Internasional dan diplomat asing.

“Semua hukuman mati akan dihapus. Berhenti penuh,” laporan Channel News Asia mengutip pernyataan Menteri Hukum Liew Vui Keong, seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat, (12/10/2018).

Liew Vui Keong meminta penghentian semua eksekusi mati sampai keputusan itu berlaku yang direncanakan akan disahkan pada Senin besok. “Karena kita menghapus hukuman mati, semua eksekusi tidak boleh dilakukan,” ungkap Liew Vui Keong.

“Kami akan menginformasikan kepada Dewan Pengampunan untuk melihat berbagai aplikasi untuk narapidana dalam daftar tunggu [hukuman mati] untuk diringankan atau dibebaskan,” kata Liew Vui Keong.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Singh Deo menegaskan bahwa Kabinet Malaysia telah memutuskan untuk mengakhiri hukuman mati. “Saya berharap undang-undang itu akan segera diubah,” kata Gobind Singh Deo.

Saat ini ada lebih dari 1.200 orang terpidana mati di Malaysia, yang akan dihukum gantung sebagai hukuman atas berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, penculikan, perdagangan narkoba dan pengkhianatan. Dengan adanya keputusan tersebut, eksekusi mati para narapidana tersebut dihentikan.

Banyak negara Asia seperti Cina dan negara tetangga Singapura, Indonesia, Thailand dan Vietnam, masih memberlakukan hukuman mati, sementara itu banyak negara di seluruh dunia telah menolaknya. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera, Channel News Asia | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1440 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here