Mana Toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika yang mereka dengung²kan ?

1613
Changing the meaning of word. Intolerance into Tolerance.

Mana Toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika yang mereka dengung²kan ?

Katanya mereka sangat toleran.. Tapi, ternyata banyak kajian yang diusik dan digagalkan.. padahal pihak panitia tidak mewajibkan untuk hadir, mau datang yo monggo, mau ndak datang yo ndak masalah.. mau percaya isinya yo monggo, mau ndak percaya yo ndak masalah.

Katanya mereka sangat rahmatan lil alamin.. Tapi, ternyata banyak pembangunan masjid yang mereka tentang keras².. padahal tidak ada yg memaksa mereka untuk shalat di sana nantinya.. dan jika mereka shalat di sana juga ga ada yang melarang.

Katanya mereka Bhinneka Tunggal Ika, meski beda tapi tetap bersatu juga.. Tapi, ternyata mereka sering menyesatkan kaum muslimin yang berbeda amaliyahnya dengan mereka.

Jika ada yang tidak tahlilan, atau tidak yasinan, atau tidak manaqiban, langsung dicap sesat atau wahabi atau cap² buruk lainnya.. Padahal kaum muslimin yg mereka cap buruk membiarkan mereka melakukan amaliyah² mereka tanpa gangguan sedikit pun.

Dari lubuk hati yg paling dalam, sebenarnya ingiiin bertanya dan mendapat jawaban:

“Mengapa mereka bisa toleran kepada orang kafir.. tapi tidak mau toleran dg saudara seiman?

Bukankah saudara seiman lebih pantas ditoleransi?

Jika kaum muslimin yg berbeda amaliyahnya itu mereka anggap salah.. bukanlah sebaiknya dinasehati dg baik tanpa paksaan sedikitpun? Sebagaimana hal itu dilakukan saat menasehati saudaranya yg berzina, atau mabuk, atau maksiat² lainnya.. bahkan terhadap orang yg murtad sekalipun?”

Wahai kaum muslimin.. berlapang-dadalah dan toleranlah kepada saudaramu seiman.. sebagaimana engkau bisa demikian kepada tetanggamu yg kafir.

Sikap ekstrimmu kepada saudara²mu seiman, hanya akan membuat tertawa musuh²mu di luar sana.

Sangatlah tidak pantas engkau membuat tertawa musuh²mu di luar.. dengan membuat sengsara saudara²mu di dalam.

Ini semua jika engkau masih menganggap mereka saudaramu seiman.. bila engkau menganggap mereka sudah kafir, maka perkaranya lain lagi.. dan itu akan mengalihkan kita ke soal lain: “sejak kapan engkau terjangkiti benih takfiri?”.

Silahkan dishare.. Semoga bermanfaat..

Sumber : Fanspage Ustadz Musyaffa’ Ad-Dariny, Lc. MA

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here