Masjid Ramah Musafir di Padang Panjang

162

*Masjid Ramah Musafir*

Padang Panjang, Humas_Masjid Jami’ Nurul Huda, kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang, jadi buah bibir belakangan ini. Bukan karena bentuknya yang megah. Bukan lantaran tampilannya yang mewah.

Bukan. Bukan karena itu, karena masjid ini jauh dari tampilan megah dan mewah. Tapi masjid ini, sungguh Masya Allah (Amazing). Bukan dinilai dari bangunannya, tapi pelayanannya dalam melayani setiap Musafir yang mampir di Masjid ini.

Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan ummat. Luar biasa dalam memberikan pelayanan untuk musafir yang singgah.

Di sini, di Masjid yang bangunannya biasa saja ini, ada banyak fasilitas dan layanan yang diberikan kepada Musafir. Diantaranya, tempat menginap bagi para musafir yang melintasi dan singgah di Bumi Serambi Mekkah Kota Padang Panjang untuk menuju daerah tujuan.

“Biasanya Sabtu, Ahad atau hari libur, ada banyak pengendara yang singgah dan menginap di sini. Biasanya (kendaraan bernopol) plat BM (Riau), BK (Medan), BH (Jambi) dan B (Jakarta),” ujar Leman (52 tahun), Gharin super ramah, sigap dan gercep ( gerak cepat) serta tanggap kepada jama’ah yang singgah.

Tersedia dua kamar di penginapan lantai II di samping kanan Masjid, untuk laki-laki dan perempuan, serta dilengkapi dengan 6-7 dipan, ditambah 8 kasur kecil diteras kanan Masjid.

Tidak itu saja, disini juga tersedia minuman kopi, teh, colokan listrik untuk mengecas hp atau android dan laptop, sembari membaca buku di Pojok Literasi Masjid. Bahkan terkadang juga ada penganan yang bisa dicicipi seperti gorengan, kue atau snek (makanan kecil) lainnya. Ingin berselancar di dunia maya, ada Wi-Fi gratis yang disediakan Pemerintah Kota Padang Panjang untuk Pilot Projek Program Smart Surau.

Untuk toilet dan tempat berwudhu serta kamar mandi, pengurus sudah dan terus merenovasi, sehingga lebih berkesan bersih dan nyaman standar Hotel Bintang lima.

Jika shalat berjamaah ketika Maghrib, Isya atau Subuh, bisa mendengar lantunan ayat suci dari Imam yang suaranya mirip Abdurrahman as Sudais (Pimpinan Imam Besar Masjidil Haram Saudi Arabia).

Tak percaya? Mampirlah ke masjid ini. Jika dari rantau atau perjalanan jauh, lelah di jalan, menginaplah dulu di Masjid ini sambil menikmati fasilitas yang disediakan di Masjid Nurul Huda Silba Ramah Musafir.

Tidak itu saja, Masjid yang Ketua Pengurusnya Buya Ade Sehabuddin ini memberikan semacam Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang bisa diuangkan (klaim) jika ada Anggota Pengurus Masjid yang belanja untuk kebutuhan Masjid untuk kemaslahatan ummat, sepanjang memiliki bukti yang kongkrit dan otentik (dibuktikan dengan faktur terlampir). (Adi)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here