Menkominfo: 9.500 Situs Radikalisme Sedang Dalam Proses Pemblokiran

602

Moslemtoday.com : Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan bahwa sekitar 9.500 situs yang menyebarkan radikalisme sedang dalam proses verifikasi untuk diblokir. Sebelumnya, Kemekominfo telah memblokir 2.528 situs terkait radikalisme.

“Ada 2.528 yang sampai tengah malam (sudah diblokir) dan 9.500-an yang masih dalam proses verifikasi. Saya yakin jumlahnya kini sudah lebih,” kata Rudiantara di Batang, Jawa Tengah, Ahad (20/5) sore.

Rudiantara mengatakan, Kementerian Kominfo hanya bertugas melakukan penindakan pada dunia maya. Sedangkan, penindakan nyata akan dilakukan oleh penegak hukum atau Polri.

“Jadi kami paralel bersama dengan Polri karena penindakan nyatanya dilakukan oleh penegak hukum. Adapun pencegahannya harus dilakukan oleh masyarakat mulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan.” katanya.

Menurut dia, saat ini sudah ribuan media yang menyebarkan berita provokatif telah diblok oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Seperti halnya pada situs Al Fatihin, kata dia, Kementerian Kominfo juga telah memblokir karena media itu bertentangan dengan keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Keberadaan saya adalah tidak bisa melakukan penegakan hukum. Adapun situs yang diblokir adalah sebagian besar berasal dari FacebookInstagramserta Youtube,” katanya.

Rudiantara meminta kepada masyarakat dan media turut serta membantu dengan memberikan informasi jika menemukan situs yang berkonten radikal. “Yang pasti pemerintah terus memperketat pengawasan di dunia maya dan akan langsung memblokir situs radikal. Kominfo dan Polri akan terus menyisir, berpatroli bersama,” katanya.

Sumber : Republika.co.id | ANTARA

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here