Menlu Adel Al-Jubeir : Memboikot Qatar Merupakan Pesan Bahwa Kesabaran Kami Sudah Habis

3185
Arab Saudi Tolak Perubahan Status Hukum Jerusalem

Moslemtoday.com : Arab Saudi terus memperingatkan Qatar atas dukungannya terhadap terorisme dan ekstremisme. Arab Saudi menekankan bahwa tindakan untuk memboikot Qatar menunjukkan bahwa kesabaran Teluk akhirnya sudah habis. Demikian dilaporkan Al Arabiya, Sabtu, (1/7/2017), mengutip pernyataan Menlu Saudi Adel Al Jubeir.

Menlu Adel al-Jubair menyatakan melalui akun resmi Kementerian Luar Negeri Saudi yang mengatakan bahwa tuntutan terhadap Qatar tidak dapat dinegosiasikan dan Arab Saudi menolak segala bentuk dukungan Qatar terhadap terorisme dan ekstremisme yang telah membahayakan stabilitas keamanan di Teluk Arab.

Al-Jubeir menunjukkan bahwa Qatar tidak mematuhi komitmennya dan tidak memenuhi janjinya untuk menghentikan dukungan dan pendanaan terhadap terorisme serta malah ikut mencampuri urusan dalam negeri negara-negara tetangganya.

Al-Jubeir menambahkan bahwa negara manapun di dunia tidak dapat menerima alasan pendanaan terhadap organisasi teroris dan ekstremis. Tidak mungkin memberikan pembayaran uang tebusan kepada kelompok teroris seperti Al Qaeda, Syi’ah dan ISIS.

Qatar telah membayar 300 juta dolar kepada milisi Syiah di Irak, di mana sebagian besar uangnya  berada di tangan Pasukan Garda Revolusi Iran, “Saya pikir sebagian besar dunia setuju bahwa ini harus dihentikan,” tegas al-Jubeir.

Negara-negara yang memboikot Qatar, Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir, memberi batas waktu kepada negara bagian tersebut sampai 3 Juli untuk menanggapi tuntutan yang diumumkan sebelumnya, yang mencakup pemutusan hubungan dengan Iran, menghentikan pendanaan terhadap organisasi teroris dan membayar kompensasi atas kerugian finansial atas kebijakan Qatar di Teluk. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here