Mesir Blokir Situs Web Turki Karena Liputan Kematian Mursi

141

Moslemtoday.com : Asosiasi Internasional Media dan Komunikasi (IAMCR) Turki yang berbasis di Ankara mengatakan bahwa Pihak berwenang Mesir telah memblokir situs web TRT Arabi dan Anadolu Agency.

IAMCR mengecam pemblokiran tersebut dan menyebutnya sebagai upaya kudeta terhadap kebebasan media. “Sebagai bagian dari sensor yang sedang berlangsung di media di Mesir, TRT Arabi dan Anadolu Agency telah diblokir oleh rezim Mesir,” kata IAMCR, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Jumat, (21/6/2019).

IAMCR menjelaskan bahwa pemblokiran itu dilakukan karena liputan situs web Turki tentang kematian mantan presiden pertama Mesir yang dipilih secara demokratis, Muhammad Mursi.

IAMCR menambahkan bahwa praktik-praktik tidak demokratis di Mesir telah melewati garis merah. IAMCR menyerukan kepada dunia Barat untuk secara terbuka mengakui keberadaan sensor media di Mesir.

Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Mesir telah memblokir ratusan situs web dan sumber berita yang menurut kelompok HAM lokal dan internasional disebut sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas untuk membatasi kebebasan, menekan perbedaan pendapat, dan membatasi akses ke informasi.

Jumlah platform dan situs web yang diblokir di Mesir terus meningkat, dengan lebih dari 500 situs web. Daftar larangan mencakup situs web berita, blog, serta penyedia layanan VPN dan proxy. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here