MUI Kecam Keras Aksi Pengrusakan Al-Quran di Swedia, Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

69

Moslemtoday.com : Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam aksi pengrusakan dan pembakaran Alquran yang terjadi di Swedia beberapa waktu yang lalu. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim menyesalkan hal tersebut. (Baca juga : Serangan Islamofobia di Swedia: Al-Quran Dirusak dan Dirantai di Luar Pintu Masjid)

“MUI mengecam dan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan kelompok ekstrem kanan yang dipimpin oleh Rasmus Paludan,” kata Sudarnoto dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Jumat (9/12/2022).

Tindakan tersebut dikatakan sudah menuai konflik di beberapa tempat di Swedia. Hal ini bukan saja tindakan yang sangat memalukan, tetapi juga disebut sebagai tindakan yang tidak beradab.

Sudarnoto menyebut, Paludan dan kelompok ekstrem ini adalah kelompok tidak beradab, sekaligus menjadi musuh bagi semua orang yang berpikiran sehat. Paludan dan kelompok ekstrem ini disampaikan telah menebar xenofobia, rasialis, ultra nasionalis dan sekaligus islamofobia. Kelompok tersebut benar benar melakukan pelanggaran berat terhadap prinsip keharusan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak beragama.

Ia pun menyebut Swedia seharusnya sudah menjadi negara dimana hak dan kebebasan beragama setiap warga dijamin secara hukum dan politik. “Karena itu, Pemerintah Swedia harus menindak tegas Paludan dan semua pihak yang melindungi tindakan kelompok ekstrimis ini. Jika tidak, maka ekstremisme dan islamofobia akan terus menyebar dan membahayakan kemanusiaan dimana-mana,” lanjutnya.

Kepada duta besar Swedia untuk Indonesia, ia menyebut harus menyampaikan penjelasan secara terbuka terkait dengan kasus tersebut. Sekaligus, ia meminta berjanji akan menindak dan menghentikan seluruh bentuk ekstremisme.

“Diplomatic appeal kepada Dubes Swedia juga perlu dilakukan oleh Pemerintah RI. Jangan sampai, hubungan persahabatan Swedia-Indonesia ini terganggu karena kasus ini. Ini bukan kasus pertama, sebelumnya juga sudah terjadi,” ucap dia.

Sumber : Republika.co.id

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here