MUI: Sebaiknya Jangan Ziarah Kubur dalam Kondisi Pandemi

    661

    Moslemtoday.com : Jelang Ramadan, masyarakat punya kecenderungan untuk lakukan ziarah kubur. Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat muslim di Indonesia, sebaiknya tidak melakukan ziarah kubur menjelang bulan Ramadan 1441 Hijriyah  dalam situasi pandemi COVID-19 sekarang ini.

    “Ziarah kubur merupakan amalan yang sangat baik karena mengingatkan pada kematian. Namun, mengingat pandemi COVID-19 kemungkinan belum mereda maka sebaiknya ziarah kubur jelang Ramadan ditiadakan,” ucap Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi,  Sabtu (18/4/2020).

    Agenda ziarah ke makam orang tua, kerabat dan saudara yang telah meninggal tersebut, kata dia, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing, yang insyaallah tidak akan mengurangi  nilai pahalanya.

    Selain seruan untuk menghindari ziarah kubur di tengah suasana wabah saat ini, umat muslim juga diajak untuk meminimalisir kegiatan silaturahmi secara fisik dengan kerabat jauh, dan digantikan lewat media sosial atau secara daring.

    Ini disampaikan mengingat masih ada kebijakan untuk menerapkan pembatasan jarak fisik serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), demi menghindari penyebaran COVID-19.

    Namun demikian, di hari-hari biasa tanpa wabah, silaturahmi kepada orang tua yang masih hidup, saudara, kerabat, dan teman-teman untuk saling memaafkan penting dilakukan agar umat memasuki bulan puasa dengan hati yang bersih.

    Kemudian, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, MUI juga menganjurkan umat Islam untuk melakukan beberapa hal di antaranya menata niat yang baik dan menyambutnya dengan ikhlas serta penuh sukacita.

    “Sebab Rasulullah bersabda barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka,” kata dia.

    Terkait dengan zakat, disebutkan,  mengeluarkan zakat harta pada saat pandemi COVID-19 dianjurkan untuk disegerakan sepanjang sudah memenuhi nisabnya. Sebab, hal itu membantu masyarakat yang terdampak.

    “Begitu pula dengan zakat fitrah sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan dan tidak harus menunggu sampai akhir bulan suci tersebut,” pungkasnya.

    Sumber : SumbarFokus.com

    comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here