Myanmar diminta buka pintu bantuan untuk Muslim Rohingya

1658

Moslemtoday.com : Kelompok-kelompok hak asasi manusia menyerukan kepada pemerintah Myanmar untuk mengizinkan badan-badan bantuan menyalurkan keperluan pokok ke Negara Bagian Rakhine di Myanmar utara.

Seruan itu disampaikan oleh Amnesty International dan Human Rights Watch (HRW) pada Jumat (21/10).

Mereka meminta pemerintah Myanmar untuk menempuh langkah-langkah lebih besar guna memungkinkan bantuan mencapai penduduk Rohingya dan kelompok-kelompok lain di negara bagian yang bergolak itu.

Menurut PBB, terdapat setidaknya 50.000 warga yang tidak mendapat bantuan makanan padahal sebelumnya sudah dijadwalkan.

Di samping itu, banyak penduduk juga tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Namun karena wartawan dilarang melakukan peliputan di daerah-daerah yang rawan maka jumlah korban di pihak Rohingya tersebut tidak bisa diverifikasi.

Negara Bagian Rakhine sudah lama mengalami ketegangan antara penduduk beragama Buddha dan minoritas Rohingya yang pada umumnya beragama Islam.

Kalangan nasionalis Buddha menganggap etnik Rohingya, yang jumlahnya diperkirakan mencapai satu juta orang, sebagai pendatang dari Bangladesh, walaupun sebagian besar dari mereka telah tinggal di Myanmar selama turun temurun.

Pemerintah Myanmar sejauh ini menolak memberikan status kewarganegaraan kepada mereka. Salah satu akibatnya, banyak orang Rohingya melarikan diri ke luar Myanmar dan mengungsi ke negara-negara lain, termasuk ke Indonesia dan Malaysia.

Sumber : BBC | Weblink : http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161021_dunia_myanmar_rakhine

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here