NBA menghapus nama “Palestina” dari situs webnya atas permintaan Menteri Olahraga Israel

645

Moslemtoday.com : National Basketball Association (NBA) menghapus nama “Palestina” dari daftar negara-negara di situs resminya pada hari Jumat setelah adanya permintaan dari Miri Regev, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel.

Dalam sebuah surat Kamis kepada Komisaris NBA Adam Silver, Miri Regev menyebut Palestina sebagai “negara imajinasi” (negara khayalan) dan mengatakan bahwa masuknya nama Palestina dalam situs web NBA tidak sesuai dengan pengakuan Presiden Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibukota Israel.

“Saya melihat masuknya nama Palestina di daftar negara yang muncul di situs resmi Anda telah menyinggung kedaulatan negara Israel,” Regev mengatakan dalam surat tersebut dan mengklaim bahwa hal itu menyakiti Israel dan banyak penggemar NBA Israel.

“Saya ingin mengungkapkan ketidaksetujuan saya dan meminta Anda segera menghapus nama “Palestina” dari daftar negara tersebut,” tambah Regev, seperti dilansir dari Daily Sabah, Sabtu, (30/12/17).

Menanggapi permintaan Regev tersebut, NBA langsung menghapus nama Palestina dari situs webnya.

“Kami tidak membuat daftar negara untuk NBA.com, dan segera setelah kami menyadarinya, situs tersebut telah diperbarui. Kami mohon maaf atas pengawasan ini dan telah memperbaikinya,” ungkap penanggung jawab NBA.com, Kathy Behrens kepada media Israel.

Regev mengucapkan terima kasih kepada para pejabat NBA karena telah menghapus daftar tersebut. Langkah tersebut kemudian menimbulkan badai kritik dari masyarakat di media sosial.

“Anda harus benar-benar menertawakan Amerika. Israel sekarang memiliki kendali sedemikian rupa terhadap Amerika, sampai pada apa yang bisa mereka pakai di situs mereka sendiri. Dan orang Amerika meminta maaf karena telah menyinggung Israel,” Phelim Murnion meledek NBA melalui akun Twitternya.

“NBA harus menghapus Israel dari liga, karena hal itu melanggar hukum internasional dan merupakan rezim apartheid dan pendudukan ilegal,” ungkap Benjamin Zac, seorang aktivis hak asasi manusia.

“Biarkan saya memperbaiki ini. Lobi lobi Israel yang kuat memaksa NBA untuk mengubah situsnya untuk mencerminkan kebohongan,” kata seorang aktivis lain dalam sebuah tweet. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2017) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here