Netanyahu Sebut PBB Rumah Penuh Kebohongan Menjelang Pemungutan Suara Jerusalem

907

Moslemtoday.com : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai “rumah penuh kebohongan” menjelang pemungutan suara mengenai sebuah rancangan resolusi PBB yang meminta Amerika Serikat untuk menarik pengakuannya atas Jerusalem sebagai ibukota Israel.

“Sikap terhadap Israel dari banyak negara di semua benua sedang berubah di luar ruang Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pada akhirnya akan merembes ke dalam ruang sidang PBB, rumah penuh kebohongan,” ungkap Netanyahu, seperti dilansir dari media Turki Daily Sabah, Kamis, (21/12/17).

“Negara Israel benar-benar menolak pemungutan suara ini. Jerusalem adalah ibu kota Israel, apakah PBB mengetahuinya atau tidak?” tanya Netanyahu.

“Jerusalem adalah ibukota kita dan kita akan terus membangun di sana dan kedutaan besar negara, pertama Amerika Serikat, akan pindah ke Jerusalem. Ini akan terjadi,” tambah Netanyahu.

Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara akan mengadakan sidang darurat kamis ini atas permintaan negara-negara Arab dan Muslim – untuk memberikan suara pada sebuah rancangan resolusi, yang diveto Amerika Serikat pada hari Senin lalu di Sidang Dewan Keamanan PBB. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here