OKI Kecam Myanmar Atas Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

1607

Moslemtoday.com : Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh Pemerintah Otoritas Myanmar terhadap etnis Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine yang telah menyebabkan ribuan orang korban mengungsi ke negara tetangga mereka di Bangladesh.

OKI mencatat pelanggaran sistematis dan terorganisir yang dilakukan oleh pasukan militer Myanmar yang dibuktikan secara jelas dengan adanya aksi penghancuran dan pembakaran dari banyak desa dan rumah penduduk Muslim Rohingya di Rakhine. OKI mengutuk operasi militer secara sembarangan terhadap penduduk sipil, yang telah menggusur lebih dari 20.000 orang Rohingya keluar dari wilayah tersebut, seperti dilansir dari Saudi Press Agency, Sabtu, (2/9/2017).

OKI mengecam pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan kekerasan dan mengembalikan tempat tinggal mereka yang hilang akibat aksi pembakaran dan pemberangusan etnis serta mengizinkan akses lembaga bantuan kemanusiaan untuk membantu etnis Rohingya yang menjadi korban.

Insiden ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang telah melanggar HAM Rohingya dan merupakan pelanggaran berat terhadap komitmen internasional pemerintah Myanmar untuk melindungi warga sipil.

OKI menilai Pemerintah Myanmar menolak untuk bertanggung jawab atas kekacauan yang telah terjadi. Pemerintah Myanmar sebaliknya menyalahkan kelompok militan atas kekerasan tersebut dan menuduh Rohingya membakar rumah mereka sendiri. OKI menyerukan Pemerintah Myanmar untuk menegakkan supremasi hukum dan menghormati HAM dan hukum internasional.

OKI selanjutnya meminta Negara-negara Anggota untuk mematuhi Resolusi yang ditetapkan dalam Sidang Darurat Dewan Menteri Luar Negeri di Kuala Lumpur pada tanggal 19 Januari 2017 dan keputusan sidang ke-44 Dewan Menteri Luar Negeri, yang diadakan di Abidjan, Pantai Gading, pada tanggal 11 Juli 2017.

OKI menyatakan dukungannya terhadap pernyataan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh negara-negara anggota OKI, di mana ia mengungkapkan keprihatinannya atas kekerasan dan kejahatan kemanusiaan yang dialami etnis Muslim Rohingya, dan menekankan bahwa ini adalah tugas Piagam OKI untuk melindungi hak, martabat, agama dan identitas budaya komunitas Muslim dan minoritas di negara-negara anggota maupun Non-OKI. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Saudi Press Agency

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here