Pakistan : “Sejarah mengajarkan kita untuk tidak membabi buta mempercayai AS”

1405

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Pakistan Khawaja Asif mengatakan bahwa sejarah mengajarkan kita untuk tidak secara “membabi buta” mempercayai Amerika Serikat (AS).

Hal itu diungkapkan Khawaja Asif untuk menanggapi pernyataan dari pejabat tinggi AS, termasuk Presiden Donald Trump, yang menuduh Islamabad memberikan surga yang aman bagi teroris yang dicari AS di Afghanistan.

Dalam rangkaian tweet, Asif membela negaranya dan menyebutkan sejumlah permasalahannya akibat aksi AS.

“Selama empat tahun terakhir, kita telah membersihkan puing-puing. Pasukan kita bertempur dengan cara yang patut dicontoh, ada banyak sekali pengorbanan, Kami tidak akan berkompromi lagi tentang kehormatan kami,” ungkap Asif, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Kamis, (4/1/18).

Menteri tersebut menegaskan bahwa dukungan Pakistan kepada AS merupakan atas biaya sendiri, bukan dana yang diberikan AS. Hal itu ditegaskan Asif untuk membalas komentar Trump yang mengatakan AS telah memberikan miliaran dolar kepada Pakistan.

“Kami menganggap musuh Anda sebagai musuh kami, kami melayani Anda dengan antusias, sampai kami mengorbankan negara kami dalam dalam kekurangan listrik dan gas. Kami mencoba untuk menyenangkan Anda dengan mengorbankan ekonomi kami. Namun anda menuduh kami,” Asif menambahkan.

Trump pada hari Senin mengatakan dalam sebuah tweet bahwa negaranya telah “dengan bodohnya” memberikan bantuan miliaran dolar ke Islamabad. Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh Islamabad.

Hubungan antara AS dan Pakistan dalam perang melawan terorisme telah anjlok ke posisi terendah baru dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena benturan kepentingan di Afghanistan.

Menurut rincian yang dikeluarkan oleh Pakistan pada hari Selasa, setidaknya 62.421 orang – sekitar 50.000 di antaranya adalah warga sipil, sisanya adalah petugas keamanan – hilang dari tahun 2003 sampai 2017 saat perang melawan teror – dengan kerugian $ 123 miliar terhadap ekonomi negara. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here