Palestina memanggil pulang perwakilannya di Amerika Serikat

449

Moslemtoday.com : Palestina mengumumkan sudah memanggil pulang perwakilannya di Amerika Serikat untuk kembali pulang ke Palestina setelah Presiden AS Donald Trump menetapkan Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

Menteri Luar Negeri, Riad al-Maliki, meminta utusan Organisasi Pembebasan Palestina, Husam Zomlot untuk kembali ke Ramallah, seperti dilaporkan kantor berita Palestina, Wafa.

Selama Perang Arab-Israel 1948, Jerusalem Barat direbut dan kemudian dianeksasi oleh Israel. Sedangkan Jerusalem Timur direbut dan kemudian dianeksasi oleh Yordania.

Israel kemudian merebut Jerusalem Timur dari Yordania pada Perang Enam Hari tahun 1967 dan setelah itu mendudukinya dan membangun pemukiman Yahudi secara ilegal dan terus memperluas pendudukannya di wilayah-wilayah sekitar tanah Palestina.

Kota Jerusalem atau dikenal juga dengan nama “Al-Quds Al-Sharif” : baik orang Israel maupun Palestina mengklaim kota ini sebagai ibukota mereka. Namun kedua klaim tersebut tidak ada satupun yang mendapat pengakuan secara luas dari dunia internasional.

Pada Hari Ahad kemarin, (31/12/17), Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan kembali bahwa kota Jerusalem adalah “ibukota abadi rakyat Palestina” dalam pertemuan gerakan Fatah yang ke-53 tahun.

Presiden Abbas juga menyatakan tidak akan menerima rencana perdamaian apapun dari Amerika Serikat sebagai tanggapan tegas atas keputusan sepihak Trump. (DH/MTD)

Sumber : BBC, Al-Wafa | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here